<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329</id><updated>2012-02-16T19:27:02.664-08:00</updated><title type='text'>hanya CURHAT</title><subtitle type='html'>welow,begitu kata-kataku yang membuat seseorang bilang illfeel....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-8319835184211996471</id><published>2008-12-02T04:10:00.000-08:00</published><updated>2008-12-02T04:26:55.740-08:00</updated><title type='text'>Lomba Muatan Roket LAPAN</title><content type='html'>Halo halo poro sederek-sederek sedanten,kemaren sabtu benar2 menjadi hari yang melelahkan. Sebenarnya pengen lho saya ikood teman saya ika tuyul buat nonton Gleen maApgan di GSp.namun karena ada suatu hal yang tidak bisa ditinggalkan maka kami(gdull, Si tong, Yessi, Bagong) harus melembur menyelesaikan program untuk lomba RUM Roket di Pantai Pandansimo Bantul.Kegiatan ini supported by LAPAn, Bantul,UGM. Nah dari Elins,ada timnya anak angkatan 2005 Mas Jalu dan Mas Anang. Dan juga ada anak elinsyang bergabung dengan anak Fisika karena keterbatasan dana.(ahhay, ternyata dari Pak Iiip dapat 1 jt jug).setelah mengotak atik, soldar-solder maka terbentuklah payload dan program interfacing. Yang di masukan ke At Mega 8 menggunakan C. Sementara yang interfacing saya buat menggunakan Delphi 7. Malam sabtunya nyaris tidak tidur,dan sabtu pagi saat dicoba di Pandansimo. Akhirnya Suhu muncul, sementara data Accelero masih macet. Sebenarnya g maceeet c, cma jalannya mendatar.laen kali aku posting maning lah.Uwes bengi, enyong arep turu......dadada&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-8319835184211996471?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/8319835184211996471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=8319835184211996471' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/8319835184211996471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/8319835184211996471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/12/lomba-muatan-roket-lapan.html' title='Lomba Muatan Roket LAPAN'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-6239486677081006447</id><published>2008-06-06T09:14:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T09:25:03.099-07:00</updated><title type='text'>Konspirasi Media (aku UNTUK indonesiaKu )</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;saya kembali teringat Setelah menonton Prison Break semester satu dirumah Wibi kemaren tentang Konspirasi.Dan menjelang kenaikan BBM di RI pada tanggal 23 Mei kemaren (saat itu BEM SI menggelar Aksi besar2an di depan istana,13 Mei 2008 )saya kembali mengingat kata-kata dari senior saya Roni Ramdhani. Kemaren aksinya ga berhsil tah,saya dengar media disuap agar lebih memboomingkan isu BBM daripada isu Tugu Rakyat,padahal seandainya kita tahu dalam Tugu Rakyat itu terdapat Poin yang mengedepankan tentang Ketahanan Energi.Hanya saja Media (tak etis saya menyebut merk) saat itu mendapatkan perintah dari pemerintah untuk lebih mengekspos tentang BBM. Otomatis berita- berita tentang BBM hingga aksi2pun semua latah mengangkat isu BBM. Sampai pada puncaknya aksi dari Mahasiswa UNAS yang diserang oelh Polisi hingga Polisi memasuki kawasan kampus UNAS itu sendiri.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Perbuatan Polisi yang dalam wawancara pers-nya Pak Kapolri bilang bahwa tindakan itu sudah mentaati prosedur. Menurut sepenangkap saya apakah prosedur itu Protap?seandainay Protap maka alangkah buruknya seistem kepolisian itu bila ditilik dari aspek HAM,kenapa?karena pertama jelas dalam prosedur yang dilakukan kemaren menyalahi beberapa sifat Universitas itu sendiri sebagai lembaga yang punya otoritas dan otonomi tersendiri. Yang kedua adalh pelanggran tindakan sanksi yang berpedoman bahwa Negara Indonesia ini menganut paham “PRADUGA TAK BERSALAH” sangat berbeda dengan Mesir(AAC) yang menganut Praduga bersalah. Selain argummen diatas mungkin juga dapat kita amati dengan beberapa bukti yang berupa perusakan fasilitas kampus. Untuk Narkobanya saya enggan mengatakan mengingat saya jika mengatakan fakta yang ada semakin memberatkan suatu pihak.Hehehe.Itu sudah cukup bukti bahwa penyerangan Polisi dan Aparat Keamanan menyalahi HAM&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan semoga kasus ini cepat berlanjut,jangan hanya menjadi opini masyarakat saja seperti halnya kasus Trisakti yang sampai saat ini gembong dari semua itu belum terungkap.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Untuk meredam demo di banyak pihak maka ada “sekelompok” masyarakat yang secara sengaja menimbulkan opini baru. Kerusuhan Monas. Kasus ini semakin heboh ketika kasus ini yang melakukan adalah ormas islam yang dalam keseharian serta ajaranNya dikenal cinta damai. Memang benar kita diharamkan untuk mendiamkan sesuatu hal yang merusak akidah kita. Namun kita adalah manusia yang mempunyai akal dan otak. Kita hidup diera 2000 sehingga secara otomatis cara hidup kita berbeda dengan cara hidup orang 1000BC. Setidaknya damai itu lebih indah daripada darah dan tangis. Banyak pendapat mengatakan ini adalah ulah dari campur tangan intelejen luar negeri. Sampai pada pendapat mengatakn ini adalah cara pemerintah membungkam AKsi BBM (karena dengan BKM-pun Mahasiswa tidak tutup mulut). Saya fikir pendapat yang terakhir itu ada benarnya juga,karena apa?Karena jika aksi-aksi dan aksi selalu terjadi dengan isu yang diangkat itu adalah wujud dari mosi tidak percaya kepada pemerintah,maka secara otomatis ini akan mengurangi pamor pemimpin pemerintahan itu sndiri waktu PEMILU 2009. Sebenarnya win-win solutionnya itu apa seandainya FPI mengangkat isu Ahmadiyah sebagai sebab utamanya?Kurang bijak seandainya FPI seperti itu.sesama Islam malah saling makan memakan. Cabik-mencabik. Jika isunya tentang ahmadiyah saya lebih setuju dengan pendapat yang mengatakan kita sayang damai dan marilah hidup bersama,ahmadiyah biarlah menjadi agama sendiri.Bukan Islam.Seperti halnya yang pernah dikatakan oleh mantan mensesneg (Yusril Ihza Mahendra yang menrut saya beliau ahli dalam hal Ketatanegaraan) Marilah kita mencontoh Pakistan yang mungkin ini adalah tempat Ahmadiyah itu sendiri didirikan. Negara Pakistan melarang ajaran Ahmadiyah sebagai Organisasi Islam (Pecahan dari Islam) namun Pemerintah Pakistan membiarkan Ahmadiyah itu berdiri sendiri sebagai ajaran agama tersendiri diluar Islam.Cukup Simple to.G perlu pake acara bakar membakar.Mending beli ayam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bakar di Bebaqaran semua serba Bebaqaran. Bang Rizzieq kasihan juga setiap ada kasus selalu menjadi tersangka. Mbok ya anak didiknya itu di didik agar lebih bermartabat dan mempunyai budaya.Jangan kita meninggalkan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-6239486677081006447?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/6239486677081006447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=6239486677081006447' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/6239486677081006447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/6239486677081006447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/06/konspirasi-media-aku-untuk-indonesiaku.html' title='Konspirasi Media (aku UNTUK indonesiaKu )'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-6418140173847276788</id><published>2008-06-06T09:13:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T09:14:34.520-07:00</updated><title type='text'>Win-Win Solution Oil Gone Up</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Tahun 2004 Kelompok Kerja Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam (Pokja PA-PSDA) dan Koalisi Ornop Energi untuk Pembangunan Berkelanjutan mengirim sebuah memorandum kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Memorandum ini berjudul “Usulan Kebijakan Energi Untuk Keamanan Pasokan Energi Untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan”. Memorandum ini mengatakan bahwa minyak bumi Indonesia akan habis dalam waktu 15-20 tahun, gas alam dalam waktu 35-40 tahun dan batubara dalam waktu 60-75 tahun.Sedangkan Presiden SBY sendiri mengatakan bahwa minyak Indonesia akan habis dalam 15 tahun, gas alam dalam 60 tahun dan batubara dalam 150 tahun.Dan baru akhir-akhir ini beliau SBY menggembor-gemborkan hematlah energy dan itupun tanpa konskuensi yangdiberlakukan. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Pemerintah sebagai pengambil kebijakan politik pada khususnya harusnya memeikirkan nasib orang banyak.Seandainya anda,pembaca yang budiman ini adalah Ekonom maka sudilah anda memberikan penjelasan kepada saya.Kenapa BBM dinaikan hingga 30%?apakah ada perhitungan mendetail yang bisa diakses oleh masyarakat luas?atau perhitungan itu ditutu2pi dengan alasan ini adalah rahasia Negara dan kenaikan itu berdasarkan APBN yang mematok harga 100 dolar AS per barel (maximum).Semoga semua itu mempunyai itikad baik dan tidak perlu ditutupi jika nantinya akan menyebabkan suudzon bahwa semua itu dinaikan hanya untuk keuntungan golongan semata. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Kembali kekasus yang saya sampaikan diatas,itupun tak lepas hubungane dengan Hubbert Peak. So pak SBY mesti menyusun strategi(walaupun tinggal 2009 uda Pemilu)agar kita lebih siap dalam menghadapi masalah.Karena kemungkinan kelangkaan energy itu menurut Colin Campbell dari ASPO tahun 2007 dan paling lama sekitar tahun 2050 (prediksi Exxonmobil, OPEC dan EIA, Semoga saja itu ga terjadi karena saya ingin kerja di Exxon Mobile,Chevron,atau Conoco Philips.). Solusi semacam itu mesti kita siapkan antara lain &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Pengadaan Geothermal Regulator&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Geothermal seperti ini cocok&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di terapkan di Indonesia karena Indonesia mempunyai lebih dari 1000 gunung berapi aktif.Ingatkah dengan Film Transformator?analogi sederhananya seperti itu.Panas bumilah yang kita gunakan sebagai sumber energy.Namun semacam ini juga mempunyai resiko yang tinggi antara lain sumber energy itu akan menyusut.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Nuclear Regulator&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Pembangkit Tenaga Nuklear keliatane juga bagus,NAMUN selama ini jika kita membicarakan Nuklear,bayangan kita pasti mengarah ke Heroshima dan Nagasaki,Chernobyl,Korut,dan Teheran.Itulah opini yang ditancapkan kepada pihak luar bahwa Nuklear itu sangat membahayakan dan menakutkan. Itu juga bias terjadi jika dalam prosesnya terdapat Human Error ataupun keteledoran yang lain. Sebenarnya nulear itu sendiri sudah dimanfaatkan untuk banyak bidang,antara lain Pertanian (Los Banos)yang menghasilkan Padi seri IR.terus dalam bidang Kedokteran dan Kesehatan yaitu untuk CTscan,dll. Tahukah anda dengan makanan kemasan yang mungkin itu makanan awet dan tidak mudah busuk,itu juga salah satu aplikasi dari Teknologi Nuklear itu sendiri dimana Radiasi akan menghilangkan E.Colli dan Salmonella sehingga makanann itu awet. Jadi belum tentu Nuklear itu membahayakan untuk diri kita seandaninya kita menggunakan sesuai dengan takaran dan aturan. Untuk resikonya mungkin Limbah Nukear itu sendiri dan juga Perlombaan Senjata Nuklear. Untuk di Indonesia butuh sekitar 1000 PLTN jika ingin menggantikan PLTA ,PLTU dan PLTS. Solusi ini sangat cocok karena secara geografis Indonesia banyak mempunyai daerah yang mungkin belum padat penduduknya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Pencabutan SUBSIDI Pertamax&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Selama ini pemerintah memberikan Subsidi untuk semua jenis BBM dan saya rasa dengan keadaan Indonesia yang sampai sekarang adalah posisinya sebagai PENGIMPOR Minyak maka saya rasa kurang bijak jika pemerintah mengsubsidi Pertamax yang mayoritas di gunakan untuk mobil mewah.Karena pembuatan oktanisasinya cukup mahal lebih baik seperti tiu dihapuskan saja dan subsidi itu dialihkan ke Angkotan Umum sehingga angkot murah dan kita gemar berangkot lagi.Sementra untuk Mobil Mewah dan pribadi tidak boleh menggunakan ataupun mengkonsumsi Premium regular (ketentuan untuk mewah dan tidak sesuai dengan fungsinya). Ini akan dilakukan pemerintah seandainya Bang Andi benar berkeinginan untuk mengsubsidi orang bukan barang.Karena untuk konsusmsi BBM 60% dinikmati orang kaya yang bermobil-mobil mewah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Perbaikan Birokrasi Pemerintahan dan Penetapan UU Hemat Energi&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Penetapan UU ini mengingat meskipun sudah dihimbau oleh pemerintah,namun dalam kenyataanya masih banyak jajaran Departemen di Negara ini yang belum mengindahkannya.Mereka lebih suka cuek dan CU terhadap himbauan tersebut sehingga perlu paying hukum yang lebih kuat.Dan apda akhirnya jika UU tersbut diciptakan untuk dilanggar maka benarbenar mendapat sanksi. Untuk perbaikan birokrasinya selama ini birokrasi yang ada adalah birokrasi peninggalan belanda sehingga membuat kita sedikit capek.Birokrasi yang ada sekarang juga rawan KKN sehingga mungkin diadakan perombakan besar-besaran.Sebagai contoh saja adalah penanganan birokrasi di jajaran BUMN Pertamina. Denagn gaji yang bias dikatakan diatas normal namun kerja yang didapatkan belum optimal sangat disayangkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kepada Para Mahasiswa yang merindukan kejayaan, kepada rakyat yang kebingungan dipersimpangan jalan. Kepada Pewaris Peradaban yang telah menggoreskan sebuah catatan kebanggaan dilembah sejarah manusia. Wahai kalian yang rindu kebenaran wahai kalian yang turun kejalan. Demi mempersembahkan jiwa dan raga Untuk negeri tercinta. AKU untuk IndonesiaKu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-6418140173847276788?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/6418140173847276788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=6418140173847276788' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/6418140173847276788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/6418140173847276788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/06/win-win-solution-oil-gone-up.html' title='Win-Win Solution Oil Gone Up'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-1351460137476527143</id><published>2008-06-06T09:12:00.001-07:00</published><updated>2008-06-06T09:12:39.800-07:00</updated><title type='text'>MEMBOBOL Billing WARNET</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Saya kira sudah banyak artikel yg memuat tentang Hack Billing Explorer... ini sekedar info sekaligus curhatan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;untuk yang baca.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Datang kewarnet pasang tampang muka bego, trus cari PC kosong untuk internet duduk diem sambil liat2 sekeliling, klo udah aman baru beraksi....ting tung…..Next step&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;1st. nyalakan PC klo PC dalam keadaan “OFF”.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;2nd. tunggu sampai tampilan billing client tampil.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;3rd. klik “PERSONAL” (sesudah itu jangan diapa-apakan).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;4rd. tekan tombol “Tab” pada keyboard sehingga posisi shadow button pada Tombol “OK”.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;5rd. tekan tombol “Space” dan tahan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;6rd. tekan tombol “ENTER” sebanyak 2 kali.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Last. Ciluk badala abracadabra alakazam………..&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;Kalo ga bias,Loh kok ga bisa?tenang lakukanlah save play ja. Perbuatan yang Mudharot itu kadang tidak mendapat RidloNya. Jauhilah hal-hal yang Mudhorot.&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; saya tidak bertanggung jawab atas penyalah gunaan dari artikel ini,dan hanya sebagai ilmu pengetahuan belaka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;(Thanks to Xcode-Magz)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-1351460137476527143?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/1351460137476527143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=1351460137476527143' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/1351460137476527143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/1351460137476527143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/06/membobol-billing-warnet.html' title='MEMBOBOL Billing WARNET'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-303546625805831868</id><published>2008-06-06T09:06:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T09:08:00.284-07:00</updated><title type='text'>Implementasi Kuliah Mikroprosessor</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Kuliah saya di XXX yang kemaren ntu sebelum tanggal 13 mempelajari tentang Mikrokontroler dan Mikroprsessor, kurang lebih seperti ini untuk pembuatan lampu dijalan2 ntu yang bias kelip2 dan menliskan nama atau madel yang lain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;org&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;00h&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;start:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;p1,#00000001b&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;mulai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;inc&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;p1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;mulai &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;ljmp&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;start&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;mulai:&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;p3,#00000001b&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;delayA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;p3,#00000010b&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;delayA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;p3,#00000100b&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;delayA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;p3,#00001000b&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;delayA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;p3,#00010000b&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;delayA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;p3,#00000011b&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;delay&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;ret &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;delay:&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;r0,#2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;delay1:&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;r1,#080h&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;delay2:&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;r2,#080h&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;djnz&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;r2,$&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;djnz&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;r1,delay2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;djnz&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;r0,delay1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;ret&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;delayA:&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;r3,#2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;delayA1:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;r4,#0f0h&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;delayA2:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;r5,#0f0h&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;djnz&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;r5,$&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;djnz&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;r4,delayA2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;djnz&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;r3,delayA1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;ret&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;end&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;So,nyala lampu akan di atur sesuai dengan bilangan biner yang ada.i untuk nyala.0 untuk mati.Aplikasi yang selanjutnya adalah untuk pemrograman Line Follower,mungkin ada yang pengen ikut Technocorner besok di TE Ugm. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;org&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;00h&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;start:&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;jb&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;p1.0,mulai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;sjmp&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;start&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;mulai:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;a,p2&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;cjne&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;a,#11110000b,terus1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;maju&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;sjmp&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mulai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;terus1: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;cjne&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;a,#11110111b,terus2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;maju&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;sjmp&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mulai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;terus2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;cjne&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;a,#11110110b,terus3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;maju&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;sjmp&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mulai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;terus3:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;cjne&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;a,#11110001b,terus4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;maju&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;sjmp&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mulai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;terus4:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;cjne&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;a,#11111110b,terus5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;mundur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;sjmp&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mulai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;terus5:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;cjne&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;a,#11111000b,terus6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;mundur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;sjmp&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mulai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;terus6:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;cjne&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;a,#11110100b,terus7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;kanan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;sjmp&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mulai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;terus7:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;cjne&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;a,#11111100b,terus8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;kanan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;sjmp&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mulai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;terus8:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;cjne&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;a,#11110010b,terus9&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;kiri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;sjmp&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mulai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;terus9:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;cjne&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;a,#11111010b,mulai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;acall&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;kiri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;sjmp&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mulai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;maju:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;p0,#00001010b&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;ret&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;mundur: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;p0,#00000101b&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;ret&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;kanan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;p0,#00001001b&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;ret&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;kiri:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;mov&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;p0,#00000110b&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;ret&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;end&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Tapi saya sarankan mending pake permodelan program dengan PWM ajah,lebih stabil (tergantung sensor pake berapa) dan mulus. Dan untuk pemrogramane pake ja BASCOM.coz lebih sedikit dan sederhana dan memori g banyak.Kalo saya belum bisa,lagi belajar.Doakan saya yah,halah. Thanks to Pak Danang dan semua Asisten mikro kakak angkatan saya. Thanks a lot juga untuk Akbar, Fauji yang udah punya waktu banyak buat saya. Akademi Fantasi Elins.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-303546625805831868?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/303546625805831868/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=303546625805831868' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/303546625805831868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/303546625805831868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/06/implementasi-kuliah-mikroprosessor.html' title='Implementasi Kuliah Mikroprosessor'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-5439687240495084531</id><published>2008-06-06T09:05:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T09:06:19.453-07:00</updated><title type='text'>Dasar  Mikrokontroler</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Jika kita ingin membuat projek atau tugas akhir yang menggunakan mikroprosesor 8086/8088 tampaknya saat ini cukup sulit karena dibutuhkan biaya yang besar serta diperlukannnya EPROM Programmer. Cara lain yang lebih gampang dan murah ialah kita mengembangkan aplikasi menggunakan kit mikrokontroler ( main board) yang sudah ada di pasaran. Kit tersebut umumnya terdiri dari mikrokontroler, memori serta interface untuk koneksi ke lcd, ke PPI atau ke port serial komputer. Kita tinggal membuat program serta menyambungkan dengan board atau komponen tambahan saja. Membangun aplikasi Elektronika berbasis embedded system merupakan topik yang sangat hangat saat ini. Apalagi mikrokontroler tertentu sudah mendukung aplikasi yang terhubung ke jaringan computer (network microcontroller).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Ada perbedaan yang cukup penting antara Mikroprosesor dan Mikrokontroler. Jika Mikroprosesor merupakan CPU (Central Processing Unit) tanpa memori dan I/O pendukung dari sebuah komputer, maka Mikrokontroler umumnya terdiri dari CPU, Memori , I/O tertentu dan unit pendukung, misalnya Analog to Digital Converter (ADC) yang sudah terintegrasi di dalam mikrokontroler tersebut. Kelebihan utama dari Mikrokontroler ialah telah tersedianya RAM dan peralatan I/O Pendukung sehingga ukuran board mikrokontroler menjadi sangat ringkas. Terdapat berbagai jenis mikrokontroler dari berbagai vendor yang digunakan secara luas? di dunia. Diantaranya yang terkenal ialah dari Intel, Maxim, Motorolla , dan ATMEL. Beberapa seri mikrokontroler yang digunakan secara luas ialah 8031, 68HC11, 6502 , 2051 dan 89S51. Mikrokontroler yang mendukung jaringan komputer seperti DS80C400 tampaknya akan menjadi primadona pada tahun-tahun mendatang.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-5439687240495084531?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/5439687240495084531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=5439687240495084531' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/5439687240495084531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/5439687240495084531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/06/dasar-mikrokontroler.html' title='Dasar  Mikrokontroler'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-8587459495046511984</id><published>2008-06-06T09:04:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T09:05:29.037-07:00</updated><title type='text'>HPmu Berbahaya!!!!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Setelah beberapa waktu sebelumnya radiasi ponsel pernah dinyatakan memicu kanker otak, kini sebuah riset tengah menyatakan pengaruh radiasi ponsel terhadap kesehatan kulit. Para pengawas radiasi Finlandia tengah mempelajari efek ponsel pada protein manusia dengan melakukan tes langsung pada kulit, apakah efek transmisi pada handset memberi pengaruh pada kulit mereka.Sebuah penelitian yang dilakukan minggu ini meneliti sebuah area kecil di kulit lengan para responden yang terkena radiasi ponsel dalam jangka waktu satu jam. Kemudian para peneliti mengambil contoh kulit tersebut dan membadingkannya dengan kondisi kulit sebelum tereskpos radiasi, sepert yang dikatakan Dariusz Leszczynski, salah satu tim peneliti, kepada Reuters. Penelitian kali ini tetap menggunakan contoh sel wanita, untuk menjaga konsistensi penelitian yang sebelumnya dilakukan Radiation and Nuclear Safety Authority. Dalam penelitian tersebut, Leszczynski dan rekan menemukan bahwa radiasi ponsel menyebabkan tingkat sel kulit berubah, seperti menimbulkan kerutan pada kulit, meskipun sampai saat ini masih belum bisa dipastikan pengaruhnya pada kesehatan. "Sel-sel kulit tersebut mengalami banyak perbedaan ketika mereka tetap berada di badan dibandingkan kondisi lingkungan laboratorium. Untuk penelitian saat ini, kami ingin menentukan apakah radiasi bisa menyebabkan perubahan tingkat sel pada manusia," tambah Leszczynski. Leszczynski berharap penelitian yang selesai pada akhir tahun ini bisa membantu mereka menunjukkan pengaruh radiasi pada kekebalan alami tubuh manusia yang bisa mencegah racun dan protein berbahaya lainnya yang mungkin terdapat dalam aliran darah dan menuju sel-sel otak. Beberapa peneliti bahkan menduga kanker otak yang selama ini sudah umum dijumpai di masyarakat adalah hasil dari penggunaan ponsel, namun masih belum didapat bukti yang jelas untuk mendukung pernyataan tersebut. "Terdapat sebuah hubungan tak langsung antara kanker dengan protein berbahaya yang menuju otak, namun hal ini baru sebuah spekulasi," jelas Leszczynski. (Dikutip dari banyak sumber)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-8587459495046511984?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/8587459495046511984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=8587459495046511984' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/8587459495046511984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/8587459495046511984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/06/hpmu-berbahaya.html' title='HPmu Berbahaya!!!!!!'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-1605540600504138846</id><published>2008-06-06T09:01:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T09:02:49.247-07:00</updated><title type='text'>American And Oil Comparison</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Pernah terfikir apakah anda akan menjumpai diri anda tanpa listrik?Yah,bisa dipastikan kita berada di planet yang mati suri.Mulai dari sector energy manapun selama ini masih menggunakan Bahan Bakar Fosil baik Minyak bumi,Gas ataupun Batubara. Sebuah peristiwa yang ironis sebenarnya kita ini.Hidup sudah susah dibuat jungkir balik,akhirnya tertimpa tangga.Its Poor You….!Namun sebentar,cobalah lihat gaji di beberapa perusahaan yang berada di sector Energi ini terutama minyak.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; border-collapse: collapse; text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 12.6pt;"&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid black; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 12.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Grade&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: black black black -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 12.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;AVG Basic&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: black black black -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 12.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;AVG Gross&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 11.95pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color black black; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 11.95pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;18a&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 11.95pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;10.300.000&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 11.95pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;12.463.000&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.6pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color black black; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 12.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;18b&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 12.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;11.800.000&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 12.6pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;14.278.000&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 11.95pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color black black; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 11.95pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;19&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 11.95pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;12.500.000&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 11.95pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;15.125.000&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 13.35pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color black black; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 13.35pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;20&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 13.35pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;16.500.000&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 130.3pt; height: 13.35pt;" valign="top" width="174"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;19.965.000&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Ini baru di Chevron.saat belum mengakuisisi Unocal.dan belum termasuk bosnus2nya.(wiu-wiu). Tabel di atas adalah berdasar PKB tahun 2006. Konon komponen tersebut sudah mencakup &lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;basic salary&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; plus 21% &lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;regional allowance&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;. &lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Fresh graduate&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; umumnya masuk di tingkat 18A.Rajin2 belajar bahasa Inggris saja biar ketrima.Untuk Conoco lebih sangar lagi,untuk minimalnya mulai jenjang 5 itu sekitar 1 juta.Untuk Maksimalnya bias mencapai 90juta.ada 12 Jenjang mulai hitung dari 5.Untuk Pertamina ada sekitar 16 Tingkat.Tingkat 1&lt;sup&gt;st&lt;/sup&gt; Rp 1152000 hingga untuk best managemen mpe 50jutaan.Fantastis bukan.Wajar Pertamina mendapatkan predikat BUMN “terkaya” dan “tersejahtera” pegawainya.Itulah selayang pandang yang kita tujukan untuk mereka yang memegang duit minyak. Seandainya fakta dilapangan seperti itu yang terjadi lantas kenapa Harga minyak bias menjadi begitu mahal??&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dulu pada tahun 80an wajar harga minyak naik mengingat waktu itu Iran dan Nigeria mengalami konflik politik.Sekarang apa dan kenapa terjadi lagi??Apakah ini merupakan wujud konspirasi politik dari Ahmadinejad karena Teheran mengembangkan Instalasi Nuklirnya?Saya fikir itu tidak terjadi,karena selama iran menstop pasokan minyaknya.Maka Minyak dunia tidak akan naik secepat kilat seperti itu,karena iran juga akan kewalahan menghadapi ekonomi negaranya sendiri jika seperti itu Karena Minyak itu dihargai bukan dengan Dirham (kalau ga salah mata uangnya Iran),namun Dollar AS.Jika Iran seperti itu Masih ada Arab Saudi.Belum lagi teguran OPEC,karena yang menentukan harga minyak selain Pasar juga OPEC (Sayang Indonesia keluar dari Opec belum lama ini,saya lupa tanggalnya).Dollar Itulah yang praktis berhubungan.Saat Dollar melemah,maka harga minyak akan naik sehingga OTOMATIS&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dollar sebagai mata uang yang dipakai untuk patokan minyak itu sendiri akan naik dan menguat. Bisa diterima??Hal seperti ini akan berbeda jika yang dipakai patokan atau yang dipakai untuk membeli minyak itu Dirham atau Dinnar,Atau Rupiah?Berbicara mengenai Dollar AS kita pasti sudah tahu siapa penyebabnya. Yaitu adalah,Amerika Serikat,kenapa?karena belum lama ini Badan Energi Internasional menggunakan minyak cadangan strategis untuk mengatasi terhentinya operasi pengolahan minyak karena topan Katrina.Itu di Amerika sana,Negeri Paman Sam.namun di Indonesia Exxon Mobile menguras habis Cepu,Chevron mngilang habis Kep riau,dan Conoco Philips mengeringkan blok Natuna.Sementara kita,saya,anda mengeringkan dompet untuk membeli BBM dari Pertamina. Semntara banyak juga kalangan pelaku pasar berpendapat "Penyebab utama lonjakan harga minyak dunia adalah kemerosotan mendadak dalam suplai minyak mentah sehingga mengakibatkan kekhawatiran besar di kalangan pelaku pasar," kata Victor Shum, seorang analis energi Purvin &amp;amp; Gertz di Singapura. Bahkan Minyak dunia kembali mencetak rekor harga terbaru 129,10 dolar AS per barel di Pasar Merchantile New York pada perdagangan Selasa waktu setempat akibat meningkatnya kekhawatiran suplai, demikian dikutip dari situs CNN, Rabu. Minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Juni sempat diperdagangkan pada 129,46 dolar AS per barel sebelum akhirnya ditutup pada 129,10 dolar per barel atau naik 2,05 dolar dari penutupan hari sebelumnya.DAN Harga minyak menembus rekor tertinggi setelah Presiden OPEC Chakib Khelil mengatakan mereka tidak akan meningkatkan produksi saat AS memasuki masa liburan musim panas, sehingga permintaan BBM meningkat tajam.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-style: italic;" class="MsoNormal"&gt;Mutiara Hadist : Tidak akan dating hari kiamat, sebelum Sungai Furat menyingkapkan gunung emasnya (Jabal min dzahab) dimana orang-orang akan saling membunnuh untuk memperebutkannya. Sehingga dari 100 orang akan terbunuh 99 orang. Dan setiap orang diantara mereka mengatakan,”mudah-mudahan akulah yang beruntung” (Hr:Abu Hurairah RA) dalam riwayat lain di dalam kitab An-Nubuwwah HR Baihaqi,”akan muncul barang-barang tambang dan akan dating pula kesana sejahat-jahat mahkluk Allah”&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-1605540600504138846?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/1605540600504138846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=1605540600504138846' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/1605540600504138846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/1605540600504138846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/06/american-and-oil-comparison.html' title='American And Oil Comparison'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-2969993583358189513</id><published>2008-06-06T08:55:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T08:59:22.500-07:00</updated><title type='text'>AKSI BBM dan Tugu Rakyat (hilang ditelan BBM)</title><content type='html'>Masyallah…..
Astaghfirulloh,itulah yang saya ucapkan ketika pukul 9 WIB dan saat itu saya mendengarkan isu BBM naik pukul 00.00 WIB di Angkringan selepas dari pulang kuliah.Memang siangnya saya aksi mati-matian hingga  DPRD  Tingkat I Djogjakarta-pun mengatakan akan membwa mosi tidak percaya kepada SBY waktu siding Pleno(ntah itu fakta nantinya atau hanya idealitas saja),namun seiring dengan semua itu saya kembali teringat dengan konspirasi poleitik dalam Film Prisson Break. Saya sudah bias membayangkan gejolak apa yang akan terjadi.Saya membayangkan pasti kasus serupa Tri Sakti dan Semanggi akan terjadi.Untung saja ini eranya SBY yang sedikit banyak berkhati nurani.Astaghfirulloh uang saya habis(what’s matter?and SWGTL)dan akhirnya saya terhenyak sebentar.ternyata belum sampai suatu masalah kampus selesai, sudah diterpa masalah diluar kampus. Huff,hari saya lalui dengan letih dan lesu…dan saat malam tanggal 12 Mei waktu itu,paginya saya response Mikro di Lab Fisika Lantai III saya melinangkan air mata di depan rumah. Ternyata Pemerintahan  sekarang adalah musuhku.Meskipun saya tidak ikut dengan Pak Budiyanto,Pak Roni,Phillus,namun saya bias merasakan.Thanks buat seseorang yang menjadi tempat aku curhat waktu malam itu.(semoga dirimu membaca ini).
Padamu negeri,kami berjanji.Padamu negeri kami berbahkti.Bagimu negeri kami mengabdi.Padamu negeri jiwa Raga Kami.
Itulah emosi,emosi rakyat Indonesia waktu melawan penjajah tempo dulu.Dan sekarang itu juga emosi ,emosi para simbok-simbok di pasar karena hidupnya terjerat oleh para eksekutif pemangku amanat rakyat.Semoga Saya selalu ingat dengan lagu itu,sebagai wujud cinta saya terhadap Tanah Air ini.
Kenaikan BBM. Ternyata dengan aksi damai pun mahasiswa tidak berkutik melawan pemerintah sekarang.Hingga kemaren Bang Nasrudin dan segenap BEM KM menggelar aksi cerdas,aksi budaya yang itu kami lakukan lebih dari jangkauan dari Pak Polisi,Pak DPR,dan Pak Pemerintahan sekarang (Maaf saya terlalu kasar).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-2969993583358189513?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/2969993583358189513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=2969993583358189513' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/2969993583358189513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/2969993583358189513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/06/aksi-bbm-dan-tugu-rakyat-hilang-ditelan.html' title='AKSI BBM dan Tugu Rakyat (hilang ditelan BBM)'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-2774989540116491965</id><published>2008-06-04T22:35:00.000-07:00</published><updated>2008-06-04T23:44:10.360-07:00</updated><title type='text'>UU terbaru</title><content type='html'>Ada dua hal pokok yang bisa kita pegang dalam Undang-Undang ini. Pertama, definisi dari Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik. Data itu tak terbatas pada tulisan saja. Bisa berupa suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti. Intinya, data itu bisa dimengerti oleh orang yang mengaksesnya. Kedua, yang dimaksud Transaksi Elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan Komputer, dan/atau media elektronik lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; font-family: Georgia;"&gt;Menilik Pasal 4, pemanfaatan Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik bisa dilaksanakan asal bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan perdagangan dan perekonomian nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik, membuka kesempatan seluas-luasnya kepada setiap Orang untuk memajukan pemikiran dan kemampuan di bidang penggunaan dan pemanfaatan Teknologi Informasi seoptimal mungkin dan bertanggung jawab. Terakhir, memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi pengguna dan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; font-family: Georgia;"&gt;penyelenggara Teknologi Informasi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt;Sementara itu, bagi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; font-family: Georgia;"&gt;pelaku usaha yang menawarkan produk melalui Sistem Elektronik ada pula payung hukumnya. Yakni, harus menyediakan informasi yang lengkap dan benar berkaitan dengan syarat kontrak, produsen, dan produk yang ditawarkan. Hal itu diatur dalam Pasal 9.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; font-family: Georgia;"&gt;Tak hanya itu, penjelasan mengenai nama domain, hak kekayaan intelektual, dan perlindungan hak pribadi sudah tercantum dalam UU ini, tepatnya pasal 23. Pasal 23 ayat 1 membolehkan setiap penyelenggara negara, Orang, Badan Usaha, dan/atau masyarakat untuk memiliki Nama Domain berdasarkan prinsip pendaftar pertama. Namun, pemilikan dan penggunaan Nama Domain sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus didasarkan pada iktikad baik, tidak melanggar prinsip persaingan usaha secara sehat, dan tidak melanggar hak Orang lain. Sehingga, setiap penyelenggara negara, Orang, Badan Usaha, atau masyarakat yang dirugikan karena penggunaan Nama Domain secara tanpa hak oleh Orang lain, berhak untuk mengajukan gugatan pembatalan Nama Domain itu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; font-family: Georgia;"&gt;Untuk para pemilik situs internet, jangan kuatir mengenai Hak cipta. Sebab, Pasal 25 menyatakan bahwa Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang disusun menjadi karya intelektual, situs internet, dan karya intelektual yang ada di dalamnya dilindungi sebagai Hak Kekayaan Intelektual berdasarkan ketentuan Peraturan Perundang-undangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; font-family: Georgia;"&gt;Selain itu, ada beberapa hal yang dilarang dalam UU no 11 ini. Menurut Pasal 27, setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan, memiliki muatan perjudian, memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama Baik, serta memiliki muatan pemerasan dan/atau pengancaman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; font-family: Georgia;"&gt;Tak hanya itu, hal yang dilarang juga diatur pada pasal 28 dan 29. Menurut pasal 28, setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik. Selain itu, menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Sementara menurut Pasal 29 Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; font-family: Georgia;"&gt;Sehingga, bila ada yang dilarang, berarti ada konsekuensi bila seseorang melanggarnya. Sebut saja pasal 45. Menurut pasal ini, setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; font-family: Georgia;"&gt;tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). Selain itu, setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). Kemudian, setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; font-family: Georgia;"&gt;Konsekuensi lain dijelaskan dalam Pasal 52. Ayat 1 dari pasal ini mengatur tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) menyangkut kesusilaan atau eksploitasi seksual terhadap anak dikenakan pemberatan sepertiga dari pidana pokok. Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 sampai dengan Pasal 37 dilakukan oleh korporasi dipidana dengan pidana pokok ditambah dua pertiga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size: 10.5pt; font-family: Georgia;"&gt;Demikian sekilas UU no 11 tahun 2008 ini. Saya tak membahas semua pasal, hanya mengangkat beberapa ketentuan yang sekiranya diperlukan. Mudah-mudahan bermanfaat bagi rekan-rekan yang memerlukan. (Eric 574nk/Sumber:UU no 11 Tahun 200 &lt;img src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif" alt="8)" class="wp-smiley" /&gt;

&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://574nk.wordpress.com/page/3/" target="_top"&gt;574nk.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-2774989540116491965?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/2774989540116491965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=2774989540116491965' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/2774989540116491965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/2774989540116491965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/06/uu-terbaru.html' title='UU terbaru'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-8082259211569953149</id><published>2008-05-30T11:47:00.001-07:00</published><updated>2008-05-30T11:50:48.248-07:00</updated><title type='text'>Penyaring Serbuk Besi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sDcbRHU6aDM/SEBMAOehiRI/AAAAAAAAAAg/7iDfZRvqNnY/s1600-h/Emer1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sDcbRHU6aDM/SEBMAOehiRI/AAAAAAAAAAg/7iDfZRvqNnY/s320/Emer1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206244736010127634" /&gt;&lt;/a&gt;
A. Pendahuluan
Dalam era globalisasi, sektor industri memegang peranan yang sangat penting. Di Indonesia, telah lama berdiri industri-industri besar, termasuk di dalamnya pertambangan mineral. Di dalam industri, sangat dibutuhkan sistem kontrol yang baik untuk menunjang proses berjalannya industri tersebut dan untuk meningkatkan efisiensi dalam proses produksi. Karena itu, dalam makalah ini dipaparkan suatu prototype sistem kontrol yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam dunia industri pertambangan, khususnya pertambangan bijih besi. 

B. Sistem Kontrol dalam Penyaringan Serbuk Besi
Secara prinsip, sistem kontrol otomatis akan melakukan empat langkah pengendalian, yaitu mengukur, membandingkan, menghitung dan mengoreksi. Pada sistem pengendalian otomatis, keempat langkah itu tidak lagi dikerjakan oleh manusia, tetapi dikerjakan sepenuhnya oleh sebuah controller. Hampir semua analisis sistem pengendalian otomatis selalu dimulai dengan menampilkan diagram kotak sistem.
Sistem kontrol penyaringan bijih besi ini menggunakan set point berupa kadar serbuk besi minimum yang akan diambil dari wadah berisi pasir besi. Misalnya user menginginkan untuk mengambil 90% serbuk besi dari kandungan pasir besi dalam wadah, maka set pointnya adalah 10%. Maksudnya magnet akan terus menarik serbuk besi dalam kandungan pasir, sementara wadah akan terus mengayak pasir, hingga kandungan bijih besi yang tersisa dalam pasir tinggal 10%. Kadar 10% tersebut dapat diabaikan. Set point dimasukkan melalui input elemen berupa keyboard pada komputer. Pada komputer dibuat sebuah program interfacing untuk memasukkan nilai input dan untuk mengamati proses dan hasil proses.
Program akan mengubah input kadar besi minimum tersebut ke dalam sinyal arus agar dapat dibandingkan dengan sinyal feedback. Perbandingan, yaitu mengurangkan sinyal acuan dengan sinyal feedbak, dilakukan oleh komparator. Hasil pengurangan tersebut berupa sinyal kesalahan. Pada awalnya, nilai sinyal kesalahan sama dengan nilai sinyal input karena feedback element, yaitu metal detector, belum mengambil data sehingga belum ada sinyal feedback. Setelah magnet mulai menarik serbuk besi dari wadah, barulah sinyal feedback memiliki nilai.
Sinyal kesalahan akan diproses oleh prosesor dan hasilnya adalah perintah untuk menggerakkan motor pengayak dan mengaktifkan magnet elektrik. Syaratnya adalah nilai sinyal kesalahan tidak sama dengan nol.
Magnet akan terus-menerus menarik serbuk besi yang ada di dalam wadah pasir, sementara itu motor diaktifkan untuk menggerak-gerakkan wadah, sehingga pasir yang tercampur dengan serbuk besi di dalamnya terus teraduk. Dengan perlakuan tersebut, diharapkan serbuk besi di dalam wadah dapat ditarik oleh magnet secara merata.
Apabila serbuk besi telah terpisahkan hingga yang tersisa dalam wadah tinggal 10%, maka sensing element akan mendapatkan nilai input 10% dan akan diubah oleh transmitter menjadi arus yang senilai dengan nilai set point. Akibatnya, hasil pengurangan pada komparator adalah nol, sehingga prosesor akan menghentikan suplai listrik ke magnet dan akan mematikan motor. Kemudian isi pasir dalam wadah akan dibuang dan wadah akan diisi oleh pasir bercampur besi yang baru.
D. Penjelasan Elemen-elemen dari Blok Diagram
1. Elemen Input
Dengan keyboard, user memasukkan nilai dari kadar besi dalam pasir. Di sini sinyal yang dimasukkan diubah menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh sistem komparator di dalam program PC, yaitu sinyal elektrik digital (sinyal arus).
2. Komparator
Bagian komparator bertugas membandingkan sinyal input dengan feedback, dengan cara mengurangi sinyal feedback dengan sinyal input. 
3. Elemen Kontrol
Elemen kontrol pada sistem ini adalah prosesor. Prosesor komputer bertugas menerima sinyal kesalahan dan menghitung besarnya koreksi yang diperlukan, dalam hal ini memerintahkan aktuator untuk bekerja agar kadar serbuk besi berkurang. Jadi, prosesor mampu memproses sinyal kesalahan untuk memutuskan apakah aktuator mulai bekerja atau berhenti bekerja.
4. Aktuator
Aktuator pada sistem ini adalah besi elektromagnet dan motor pengayak wadah. Kedua aktuator ini akan aktif maupun berhenti berdasarkan sinyal output dari prosesor (sinyal termanipulasi). Pada instrumen ini, ketika prosesor mulai memerintahkan aktuator untuk bekerja, maka prosesor akan mengirimkan sinyal listrik melalui besi dan berdasarkan hukum induksi elektromagnet, besi akan menjadi magnet sementara. Tugas magnet ini adalah menarik serbuk besi sebanyak-banyaknya dari wadah. Perlakuan magnet ini mengakibatkan kadar besi dalam wadah berkurang, dan akan dibaca oleh metal detector. Sementara itu, prosesor juga memerintahkan motor untuk terus menggoyang-goyangkan wadah, agar pasir dan serbuk besi di dalamnya terus teraduk. Akibatnya, semua serbuk besi mendapat kesempatan yang sama untuk ditarik oleh magnet.
5. Output
Keluaran dari proses pengendalian ini adalah berkurangnya kadar serbuk besi di dalam wadah karena telah ditarik oleh magnet. Selama proses, terus berkurangnya serbuk besi tersebut senantiasa dipantau oleh sensing element.


6. Elemen Feedback
a. Metal Detector
Sistem monitoring dikerjakan oleh piranti metal detector. Instrumen elektronika ini mampu mendeteksi keberadaan atau kandungan logam dalam suatu benda. Alat ini banyak digunakan di bandara, dipakai oleh petugas keamanan, atau untuk mencari logam di dalam tanah. 
Metal detector terdiri dari beberapa bagian, yaitu sebagai berikut.
1) Stabiliser, yang berfungsi menjaga kestabilan alat selama pencarian.
2) Box Kontrol, yang memuat circuit, elemen kontrol, speaker, baterai dan mikrokontroler.
3) Shaft, yaitu batang yang menghubungkan Box Kontrol dengan koil.
4) Koil Pencari (Search Head/Loop/Antena), bagian yang berfungsi sebagai sensor logam.
Beberapa metal detector dilengkapi dengan headphone dan layar display. 
Input dari alat ini adalah Search Head, yang memiliki koil untuk menangkap sinyal dari luar kemudian diubah menjadi arus untuk diteruskan ke elemen kendali alat ini, yaitu mikrokontroler. Sedangkan outputnya adalah speaker, yang akan berbunyi bila alat menangkap suatu sinyal keberadaan logam, atau layar display yang memberi informasi kedalaman logam.
Cara pengoperasian alat ini cukup sederhana. Koil diletakkan paralel dengan bumi kemudian alat digerak-gerakkan, terkadang secara maju-mundur. Ketika ada logam yang terdeteksi, sinyal elektromagnet akan muncul dan ditangkap oleh koil. Koil pada Search Head ini meneruskan sinyal tersebut melalui kabel koaksial pada shaft menuju Box Kontrol. Box Kontrol berperan sebagai transmitter, yang berguna untuk mengubah sinyal elektromagnet menjadi arus. Tegangan output akan diproses oleh elemen kendali, untuk diputuskan apakah sinyal tersebut memiliki tegangan yang sesuai dengan karakteristik suatu logam. Sinyal suatu logam haruslah memiliki V acuan tertentu. 
Bagaimana sebuah logam dapat memancarkan gelombang elektromagnetis yang dapat ditangkap koil? Jawabannya adalah pada teknologi deteksi menggunakan VLF (Very Low Frequency) yang ditanamkan ke dalam alat. Di dalam search head, tugas koil dibagi dua. Koil terluar berperan sebagai transmitor gelombang elektromagnet dengan frekuensi tertentu. Koil bagian dalam bertugas sebagai penerima dan penguat gelombang, yang dipancarkan transmitor, yang terpantul oleh bumi. Gelombang elektromagnet menghasilkan medan magnet yang tegak lurus dengan koil, yang bergerak keluar masuk koil. Selama medan magnet berdetak maju dan mundur tehadap bumi, medan tersebut berinteraksi dengan segala macam obyek. Bila obyek tersebut bersifat konduktif, obyek tersebut akan menghasilkan medan magnetnya sendiri, yang memiliki polaritas berlawanan dengan medan magnet dari alat. Jika  medan magnet dari transmitor arahnya turun (ke arah bumi), maka medan magnet dari obyek bergerak ke arah alat, dan akan ditangkap oleh Koil Penerima. Koil ini mengubah sinyal input menjadi arus dan menguatkannya, kemudian akan meneruskannya ke box kontrol. Arus pada koil ini berosilasi dengan frekuensi yang sama dengan medan magnet obyek. 
Kedalaman obyek ditentukan dengan mengukur besarnya medan magnet yang diproduksi. 
 
b. Transmitter
Transmitter yaitu alat yang berfungsi untuk membaca sinyal sensing element (sensor), dan mengubahnya menjadi sinyal yang dapat dimengerti oleh controller (PC), dalam hal ini sinyal elektrik (arus). Pada instrumen penyaring ini, peran transmitter dilaksanakan oleh mikrokontroler dalam Box Kontrol.
c. Sinyal Feedback
Sinyal yang keluar dari transmitter berbentuk arus dengan skala kerja antara 4-20 mA. Arus ini digunakan untuk mengurangkan sinyal arus set-point. Terkadang sinyal feedback ini disebut juga measured signal atau sinyal hasil pengukuran, merujuk pada cara perolehan sinyal yang dilakukan oleh sensing element (metal detector).







E. Kessimpulan
1. Sistem kontrol dalam penyaringan serbuk besi ini akan dapat menyaring serbuk besi yang terdapat dalam pasir besi, dengan cara memasukkan input yang berfungsi sebagai set point. Set point ini berupa kadar serbuk besi minimum yang akan diambil dari wadah berisi pasir besi.
2. Keluaran dari proses pengendalian ini adalah berkurangnya kadar serbuk besi di dalam wadah karena telah ditarik oleh magnet.

F. Daftar Pustaka
1. Gunterus Frans, Falsafah Dasar: Sistem Pengendalian Proses. Jakarta: Elek Media    Komputindo.1994
2.  www.google.com metal detector
3.  www.electroniclab.com metaldetector&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-8082259211569953149?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/8082259211569953149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=8082259211569953149' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/8082259211569953149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/8082259211569953149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/05/penyaring-serbuk-besi.html' title='Penyaring Serbuk Besi'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sDcbRHU6aDM/SEBMAOehiRI/AAAAAAAAAAg/7iDfZRvqNnY/s72-c/Emer1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-1808033692676317272</id><published>2008-05-30T11:44:00.000-07:00</published><updated>2008-05-30T11:46:40.437-07:00</updated><title type='text'>Pengering Tangan</title><content type='html'>Pengering tangan otomatis menggunakan menggunakan mikrokontroler AT89S51 ini dalam pembuatannya merupakan penggabungan dari dua buah bidang, yaitu: rangkaian perangkat keras/hardware dan program pengendali/software. Sebuah rangkaian perangkat keras tentu tidak dapat beroperasi dengan sendirinya tanpa ada sebuah program pengendali atau software yang mengatur pergerakannya.Pada dasarnya rangkaian elektronik/hardware pengering tangan terdiri dari tiga bagian yaitu:
1. Rangkaian masukkan berupa sensor infra merah yang terdiri dari rangkaian pengirim/transmitter (LED) dan penerima/receiver (fototransistor) yang akan meng-hasilkan sinyal untuk diteruskan ke rangkaian pengendali AT89S51.
2. Rangkaian pengendali AT89S51 untuk menentukan on/off dari pengering tangan otomatis. Rangkaian ini menerima sinyal berupa pemicu/trigger. Dari rangkaian penerima/receiver sensor infra merah, dan sinyal yang diterima akan diteruskan ke rangkaian blok switch.
3. Rangkaian keluaran adalah blok switch yang berupa rangkaian darlington dan saklar relay yang akan mengaktifkan hair dyer, dimana hair dyer ini dimanfaatkan sebagai pemanas untuk mengeringkan tangan.

1. Perangkat Masukan

Rangkaian masukkan dari pengering tangan otomatis ini berupa sensor infra merah yang berfungsi sebagai pendeteksi adanya obyek serta komparator sebagai pembanding tegangan, seperti ditunjukkan pada gambar 2. Sensor infra merah pada blok ini terdiri dari sebuah pemancar dan penerima.

Pemancar/transmitter berupa LED yang dapat memancarkan sinar infra merah. Sedangkan penerima/receiver berupa fototransistor yaitu sejenis LED yang tidak dapat memancarkan cahaya. Fototransistor hanya dapat menerima sinar infra merah sebagai pendeteksinya. 

Pada posisi normal, pancaran sinar infra merah akan memantul kepada penerima/receiver sehingga akan terjadi hubungan antar keduanya. Kondisi ini terjadi saat tidak ada benda/obyek yang melewati atau memotong jalur infra merah, maka saat tidak ada perpotongan jalur, penerima/receiver akan mengeluarkan tegangan yang mengindikasikan tidak ada obyek.
Saat ada obyek yang memotong jalur infra merah, maka pancaran sinar infra merah tidak kembali memantul kepada penerima/receiver dan penerima/receiver akan mengeluarkan tegangan yang berbeda dari sebelumnya. Perbedaan kondisi ini nantinya akan digunakan sebagai pengendali on/off pengering tangan yang terpusat pada mikrokontroler sebagai pengendalinya.
Sebagai penguatnya digunakan IC LM 358 yang mempunyai dua buah op-amp (operasional amplifier) di dalamnya, sehingga dalam satu chip IC dapat digunakan untuk dua buah rangkaian transducer. Dalam rangkaian pengering tangan otomatis hanya dipakai satu buah op-amp.

2. Perangkat Pengendali

Rangkaian pengendali AT89S51 merupakan bagian yang berfungsi mengendalikan jalannya proses on/off pengering tangan ini.
1. Rangkaian Osilator Kristal AT89S51
Rangkaian pewaktu CPU digunakan sebagai sumber detak (clock) karena semua mikrokontroler Atmel memiliki osilator on-chip. Untuk menggunakan rangkaian pewaktu CPU dihubungkan sebuah resonator Kristal atau keramik diantara XTAL1 dan XTAL2 pada mikrokontroler (pin 18 dan 19) dan hubungkan kapasitornya ke groud
2. Rangkaian Power On Reset
Reset dapat dilakukan secara manual maupun otomatis saat power diaktifkan (power on reset). Power on reset berfungsi me-reset sesaat setelah mendapat tegangan masukan awal dari catu daya. Rangkaian power on reset dibentuk oleh sebuah kapasitor dan sebuah resistor seperti tampak pada gambar 4
Rangkaian mikrokontroler ini berperan sangat penting dalam pengendalian pengering tangan otomatis ini karena berfungsi sebagai pengendali utama, ini seperti halnya otak pada manusia. Rangkaian mikrokontroler ini terhubung dengan rangkaian sensor dan relay melalui port-port yang tersedia. Program yang dibuat dalam bahasa C dan telah di-compile di-download ke dalam mikrokontroler. Selanjutnya mikrokontoler akan mengeksekusi program tersebut dengan memperhatikan keadaan input dari rangkaian sensor. Kemudian mikrokontroler akan memberikan sinyal keluaran yang akan mengendalikan hair dyer dengan menggunakan saklar relay sebagai perantaranya.

3. Perangkat  Keluaran

Keluaran/output dari rangkaian pengering tangan adalah rangkain blok switch yang berupa rangkaian darlington dan saklar relay untuk mengaktifkan/menonaktifkan hair dyer.

Rangkaian darlington digunakan untuk memperbesar arus yang melewati relay. Pada rangkaian darlington dua buah transistor dipadukan menjadi satu dengan menghubungkan kaki emitor transistor Tr1 ke kaki basis Tr2 Seperti ditunjukkan pada gambar 6. Basis transistor Tr1 menjadi kaki basis B1 dan emitor Tr2 menjadi kaki emitor E1, Sedangkan kolektor transistor Tr1 Terhubung dengan kolektor transistor Tr2 hingga membentuk kaki C1. Secara keseluruhan terdapat sebuah rangkaian yang berfungsi sebagai satu transistor pengganti.
Rangkain Darlington bisa dirangkai dengan menggunakan konfigurasi transistor NPN, PNP, atau kombinasi keduanya. Rangkaian Darlington yang disusun dari dua jenis transistor berbeda tersebut dengan Darlington complementer. Penguatan arus pada kedua rangkaian adalah sama, tetapi tegangan pada basis-emitor berbeda. Rangkaian Darlington membutuhkan tegangan sekitar 1,4 volt pada basis-emitornya, sedangkan pada rangkaian darlington complementer hanya membutuhkan 0,7 volt. Pada rangkaian beban induktif, diperlukan dioda untuk menghubung singkatkan tegangan induksi yang timbul pada saat saklar berguling ke off. Dengan demikian kondisi transistor tetap aman.

Rangkaian darlington merupakan switch bagi saklar relay yang berfungsi untuk mengaktifkan hair dyer, dimana hair dyer atau pengering tangan ini dimanfaatkan sebagai pemanas. Relay akan aktif jika mendapat sinyal masukkan/inputdari rangkaian darlington. Relay yang digunakan adalah jenis relay yang mempunyai kemampuan mengaktifkan hair dyer yang mempunyai beban 350 watt serta mempunyai elemen yang kuat, dalam pembuatan alat pengering tangan ini menggunakan relay 10Amp/12 volt.


4. Rangkaian Catu Daya

Perangkat elektronika mestinya dicatu oleh supply arus searah DC (Direct Curent) yang stabil agar dapat bekerja dengan baik baterai atau accu adalah  sumber catu daya DC yang paling baik. Namun untuk aplikasi  yang membutuhkan catu daya yang lebih besar, sumber dari baterai tidak cukup. Sumber catu daya yang besar adalah sumber bolak-balik AC (Altenating Curent) dari pembangkit tenaga listrik. Untuk itu diperlukan suatu perangkat catu daya yang dapat mengubah arus AC menjadi DC.
Pada rangkaian pengering tangan otomatis ini memerlukan dua level tegangan yaitu sebesar yaitu sebesar 5 volt, dan 12 volt.

5.    Perangkat  feed back

Rangkaian feed back bertugas untuk mengecek keadaan / status keluaran. Rangkaian ini sebenarnya merupakan satu kesatuan dengan rangkaian masukan,yaitu dengan led dan fototransistor. Cara kerja rangkaian ini adalah menjalankan kembali prosedur awal yaitu memeriksa kembali keadaan luar ( apakah ada tangan / tidak ) sebagai input. Apabila objek masih terdeteksi setelah tunda waktu 5 detik, maka pengering tangan akan bekerja pada kecepatan tinggi. Setelah tidak ada lagi objek, output sensor berlogika rendah atau low, informasi ini akan memerintahkan hair dyer untuk non aktif.

6.  Skematik Alat Keseluruhan 

Dari  seluruh proses perancangan yang telah dijelaskan sebelumnya dapat dibuat secara lengkap suatu rangkaian yang dapat digunakan ataun dimanfaatkan untuk mengeringkan tangan. Skematik rangkaian elektronika pengering tangan otomatis berbasis mikrokomputer AT89S51 seperti pada gambar 6
B. PEMROGRAMAN

Mikrokontroler sebagai otak pengendali, tidak begitu saja dapat mengendalikan komponen-komponen dalam rangkaian yang telah tersusun secara otomatis, diperlukan perangkat lunak atau program yang berisi instruksi-instruksi dalam bahasa assembly maupun bahasa C, yang nantinya ditanamkan pada chip mikrokontroler untuk mengendalikan komponen-komponen agar dapat bekerja sebagaimana mestinya. Untuk mempermudah perancangan perangkat lunak tersebut, terlebih dahulu dibuat diagram alir (flowchart) yang harus dikerjakan oleh mikrokontroler
C. PRINSIP KERJA ALAT

Setiap kali catu daya dihidupkan, pengering tangan ini akan aktif dengan sendirinya. Hal ini disebabkan karena fototransistornya mendapat cahaya dari infrared, atau dengan kata lain objek terdeteksi. Oleh karena itu, penempatan infrared harus diatur terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Saat power supplay dihidupkan, rangkaian akan menahan pin RST pada keadaan taraf logika tinggi selama beberapa saat, tergantung lamanya pengisian kapasitor .Untuk mereset secara sempurna, tegangan pada pin RST pada taraf logika tinggi hingga osilator berdetak selama dua siklus mesin. Agar program dapat direset sewaktu-waktu tanpa harus mematikan lalu menghidupkan kembali catu daya, ditambahkan push button switch yang dihubungkan ke sumber tegangan setelah melewati resistor untuk membatasi aliran arus yang masuk kedalam mikrokontroller.

Saat objek terdeteksi, cahaya laser dioda yang menuju fototransistor terhalang, sehingga keluaran opamp bernilai 1 (high) yang kemudian informasi ini akan diteruskan ke blok rangkaian pengendali AT89S51. Informasi tersebut kemudian diolah oleh mikrokontroller AT89S51 berdasarkan program yang telah dimasukkan kedalam mikrokontroller, sehingga dihasilkan aksi yang harus dilakukan. Perintah ini diproses lebih lanjut sehingga akhirnya bagian blok switch yang berupa saklar relay bekerja sesuai dengan perintah. Prinsip kerja pada blok switch ialah memanfaatkan fungsi transistor sebagai saklar elektronik, yaitu mengendalikan relay. Informasi adanya objek membuat blok switch memberitahukan blok hair dyer untuk aktif dengan kecepatan rendah selama tunda waktu 5 detik. Apabila objek masih terdeteksi setelah tunda waktu 5 detik, maka pengering tangan akan bekerja pada kecepatan tinggi. Setelah tidak ada lagi objek, output sensor berlogika rendah atau low, informasi ini akan memerintahkan hair dyer untuk non aktif. Proses ini akan terus berulang secara kontinyu.

D. KESIMPULAN 
Alat pengering tangan otomatis bekerja dengan memanfaatkan teknologi mikrokontroler AT89S51 yang berfungsi sebagai pusat pengendali yang akan mengatur proses on/off dari alat ini. Sebagai masukkan berupa sensor infra merah yang terdiri dari rangkaian pengirim/transmitter (LED) dan penerima/receiver (fototransistor) yang akan meng-hasilkan sinyal untuk diteruskan ke rangkaian pengendali AT89S51. Sensor ini digunakan untuk mendeteksi keberadaan tangan. Sementara itu, sebagai penggerak akhir (final control element) adalah hair dyer yang digunakan untuk mengeringkan tangan.

REFERENSI
Yuliana Esti Prabandari, Laporan Tugas Akhir, ”Pengering Tangan Otomatis Berbasis Mikrokontroler AT89S51”,  2006, Laboratorium ELINS FMIPA UGM Yogyakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-1808033692676317272?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/1808033692676317272/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=1808033692676317272' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/1808033692676317272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/1808033692676317272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/05/pengering-tangan.html' title='Pengering Tangan'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-870121517655996454</id><published>2008-05-30T11:42:00.001-07:00</published><updated>2008-05-30T11:42:54.591-07:00</updated><title type='text'>Komunikasi PC ma Pompa</title><content type='html'>Komunikasi serial antara komputer dan mikrokontroller ditengahi  IC konverter MAX 232 yang berfungsi untuk mengubah tegangan TTL-CMOS keluaran dari mikrokontroller   sebesar 5 volt menjadi 12 volt
Perintah yang diterima mikrokontroler akan menjadi acuan atas sinyal
kendali yang akan dikirimkan ke rangkaian penggerak relay
ditunjukkan bentuk skema rangkaian penggerak relay untuk mengendalikan
pompa listrik.
Ketika arus base ada maka common colector dan common emiter akan saling terhubung sehngga arus akan mengalir ke ground 
Adanya arus ini akan mengakibatkan adanya induksi magnetik pada relay , energi magnetik ini dianfaatkan unutk menggerakan saklar pada relay ,saklar pada relay ini digunakan untuk menghubungkan dan memutuskan arus AC yang menjadi sumber tegangan untuk menghidupkan pompa yang ingin dikendalikan  
Komputer client yang terhubung dengan alat berfungsi untuk
menerjemahkan, mentransformasikan dan meneruskan paketpaket
data yang
diterima dari jaringan internet ke mikrokontroler melalui komunikasi RS232
Program berbasis Java 2 Standar Edition yang ada pada komputer client
ini akan mengunduh informasi dari server secara terus menerus dan
mengirimkannya ke mikrokontroler melalui port serial pada komputer
Tidak hanya itu, informasi atau respon dari mikrokontroler yang terbaca melalui port
serial RS232 juga akan dikirimkan kembali (upload) ke server. Proses ini
dilakukan secara terus menerus setiap 1 detik. Pengiriman respon yang diterima
dari mikrokontroler menuju server adalah sebagai umpan balik bagi remote user
Kebutuhan akan umpan balik ini sangatlah penting agar pengguna dapat
mengetahui apakah perintah telah sampai ke alat dan telah berhasil dikendalikan
Sistem yang dikendalikan dapat dikembangkan lagi agar lebih kompleks
dengan parameter yang beragam, sebab pengendalian dengan aplikasi mobile ini
sangat memungkinkan untuk hal demikian tanpa mengurangi sifat user friendly
yang telah tercapai disisi pengguna.
Peranan komputer client pada sistem ini dapat digantikan dengan PDA atau tablet
PC yang terhubung dengan alat melalui port usb dan memiliki koneksi ke jaringan
internet. Penggantian ini dimaksudkan agar perangkat kendali lebih praktis dan
tidak memakan ruang yang besar.
Alat ini tidak bisa digunakan pada suatu motor atau aktuator yang sangat membutuhkan secara detail pergerakan atau perubahan yang kecil, hal ini dikarenakan belum  adanya ADC  pada sistem ini 
Alangkah lebih baiknya jika digunakan mikrokontroller AVR (sesuai dengan kebutuhan user)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-870121517655996454?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/870121517655996454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=870121517655996454' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/870121517655996454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/870121517655996454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/05/komunikasi-pc-ma-pompa.html' title='Komunikasi PC ma Pompa'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-3398139278935035603</id><published>2008-05-30T11:29:00.000-07:00</published><updated>2008-05-30T11:41:42.333-07:00</updated><title type='text'>Pengendalian Kran Air Amed</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sDcbRHU6aDM/SEBJWOehiQI/AAAAAAAAAAY/d2Xn-FShmmA/s1600-h/Amad1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sDcbRHU6aDM/SEBJWOehiQI/AAAAAAAAAAY/d2Xn-FShmmA/s320/Amad1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206241815432366338" /&gt;&lt;/a&gt;
Referensi SISTEM KENDALI KERAN WUDHUK MENGGUNAKAN SENSOR PIR BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C2051  
Oleh 
Mohd. Syaryadhi, Agus Adria, dan Syukurullah
Laboratorium Elektronika
Teknik Elektro Universitas Syiah Kuala
biasanya kran air wudhu digerakkan secara manual oleh manusia dengan cara memutar atau menggerakkan keran ke  kanan atau ke kiri. Namun,sistem keran secara manual ini memiliki kelemahannya yaitu keran yang mudah rusak dan pemborosan air dikarenakan kelalaian menutup keran
Sensor ultar sonik
 Prinsip kerja alat ini adalah dapat memantul apabila dipantulkan pada benda atau sesuatu tertentu (dalam hal ini adalah air).di dalam sensor ini terdapat pengirim dan penerima sinyal ultra sonik, dengan program tertentu yng telah kita buat untuk dimasukan kedalam mikrokontroler didapatkanlah jarak dari setiap pantulan sinyal yang dikirim oleh sensor ini,sehingga akan membuat reaksi ke proses sehingga akan mengatur keran dalam mengeluarkan debit airnya.
Mikrokontroler AT89C2051
Perangkat lunak 
  Program yang akan diinputkan pada mikrokontroler, guna mengontrol kondisi keran solenoid untuk membuka atau menutup sesuai dengan output dari sensor.pengkat lunak ini kebtuhannya atau isinya diatur oleh manusia sebagai operator .
Input /set pointnya = panas dan frekuensi ultrasonik pantulan
Input elemen = sensor PIR (sensor panas) dan sensor ultra sonik (suara)
Koparator = mikrokontroler
Kontroler = keran air 
Sistem kendali = sistem kendali air keran
Feedback elemen = sensor PIR (sensor panas) dan sensor ultra sonik (suara)
Output  = air dengan debit tertentu
 Objek berupa tangan (misalnya) didekatkan ke arah sensor maka PIR akan mendeteksi radiasi infra merah (panas) yang dipancarkan dari tangan untuk pengkondisian lalu membuka atau menjalankan keran untuk pertama kali.ketika itu jarak tangan ditangkap oleh sensor ultra sonik melalui pantulaan sinyal pada air yang akan masuk kembali pada sistem kendali ini untuk mengatur debit air 
Sistem kendali keran menggunakan sensor PIR dan sensor ultra sonik ini yang dikendalikan oleh mikrokontroler AT89C2051 dapat menjadi  alternatif  untuk  keran  air  wudhu  yang lebih efektif dan efisien dalam operasionalnya. 
Sistem  ini  bekerja  dengan  cara  mendeteksi  panas dengan  memanfaatkan  radiasi  infra  merah  yang dipancarkan  oleh  tubuh  manusia  dengan  radiasi infra   merah   terkuat   dengan   panjang   gelombang 9,4 µ m dan ultra sonik akibat pantulan sensor dengan bagian tubuh atau air untuk menentukan jarak yang di olah menjadi penentu debit air 
Sistem ini memakai sensor PIR sebagai detektor suhu yang bekerja pada -20°C-50°C, dengan jangkauan efektif sejauh 3 meter pada sudut 0°


Input /set pointnya = panas dan frekuensi ultrasonik pantulan
Input elemen = sensor PIR (sensor panas) dan sensor ultra sonik (suara)
Komparator = mikrokontroler+Driver relay
Kontroler = keran air 
Sistem kendali = sistem kendali air keran
Feedback elemen = sensor PIR (sensor panas) dan sensor ultra sonik (suara)
Output  = air dengan debit tertentu
Sistem kendali keran menggunakan sensor PIR dan sensor ultra sonik ini yang dikendalikan oleh mikrokontroler AT89C2051 dapat menjadi  alternatif  untuk  keran  air  wudhu  yang lebih efektif dan efisien dalam operasionalnya. 
Sistem  ini  bekerja  dengan  cara  mendeteksi  panas dengan  memanfaatkan  radiasi  infra  merah  yang dipancarkan  oleh  tubuh  manusia  dengan  radiasi infra   merah   terkuat   dengan   panjang   gelombang 9,4 µ m dan ultra sonik akibat pantulan sensor dengan bagian tubuh atau air untuk menentukan jarak yang di olah menjadi penentu debit air 
Sistem ini memakai sensor PIR sebagai detektor suhu yang bekerja pada -20°C-50°C, dengan jangkauan efektif sejauh 3 meter pada sudut 0°&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-3398139278935035603?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/3398139278935035603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=3398139278935035603' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/3398139278935035603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/3398139278935035603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/05/pengendalian-kran-air-amed.html' title='Pengendalian Kran Air Amed'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sDcbRHU6aDM/SEBJWOehiQI/AAAAAAAAAAY/d2Xn-FShmmA/s72-c/Amad1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-3168189995520984193</id><published>2008-05-30T10:21:00.000-07:00</published><updated>2008-05-30T10:23:33.332-07:00</updated><title type='text'>REFRLEKSI 100 TAHUN KEBANGKITAN BANGSA INDONESIA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Mungkin seandainya kita membicarakn kebangkitan ibdonesia sudah terlalu basi, karena di acara TV yang marak adalah sinetron konsumsi para PRT,ibu2 dan Gosip.Mulai dari keretakan hubungan keluarga hingga KDRT.yah begitulah potret Indonesia setelah mendulang 100 kebangkitan Indonesia.Saya masih sempat teringat,belum terhapus saat saya mengikuti aksi demo di depan Gedung Agung 21 Mei ataupun pada atanggal 26 Desember tahun kemaren saat UGM merayakan Dies Natalisnya.Namun saya juga masih mengingat dengan jelas kenangan indah saat saya duduk di kursi Pejabat UGM di Rektorat sayap utara.Lantas bagaimana dengan nasib bangsamun sekarang ini?Bangsa kita....Seandainya boleh memilih,apakah saya bangga dengan Bangsa Indonesia.Saya tak kuasa mencucurkan air mata saya.SAYA SANGAT BANGGA MENJADI BANGSA INDONESIA.saat saya masih kecil saya mengikuti upacara bendera setiap hari senin,dan saat saya SMA saya selalu menjadi pengibar bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih.Sungguh kenangan yang indah buat saya. Namun semua itu tidak mingkin dijumpai oleh teman-teman saya,rekan-rekan saya,saudara-saudara saya diluar negeri.Bahkan didalam negeri sekalipun. Hanya saja saya disini sedang beruntung mendapatkan pengalaman seperti itu. Di Indonesiaku saja masih banyak terjadi Diskriminasi Kultural yang tak pernah kunjung habis.Belum lagi separatis yang selalu saja menjadi PR bagi pemerintah.Ada sebuah cerita yang memilukan saya jumpai,di Pulau Buru,sebuah Pulau yang terletak dikepulauan Maluku.Konon dan memang dalam catatan rakyat banyak Para Tahanan Politik mendekam akkibat dari Rezim Suharto.Ada seorang gadis yang berumur sekitar 15 tahunan. Dia dengan susah payah menjalani hidup kesehariannya dengan penuh susah payah mengingat daerah tersebutt termasuk pelosok. Hingga sampai saat dimana dia lulus SMP dan ingin melanjutkan ke Sekolah kejuruan.Saat ingin mengambil ijazah kesekolah ternyata dia menjumpai Bu Guru dan Bu Guru bilang Ijazahmu sudah diambil oleh Orang tuamu Nak.Begitu kata Bu Guru sambil memeluk dan mengusap rambtnya yang agak kemerah-merahan.Membisu seribu kata gadis itu,dan akhirnya dia pamitan dan mencium tangan Ibu Guru itu dengan penuh perasaan. Mungkin dai sadar hanya dengan seperti itu dia bisa membalas Bhakti dari seorang ibu Guru.Sekali lagi. Bu Guru itu memeluk dan mengusap rambut gadis itu layaknya dia melakukannya dengan anak sendiri. Sampai di rumah Gadis itu mencari ayahnya."Ayah,apakah aku bisa melihat hasil belajarku selama ini?" dan ayahpun menjawab,"ijazahmu sudah aku taruh dirumah Juragan Dipo."
Bagaikan disambar petir disiang bolong.Gadis itu langsung jatuh lemas.Raganya tak mampu untuk mendengarkan satu jawaban dari ayahnya.Entah kenapa,apakah kata-kata tadi mengandung mantra.Ternyata dia menyadari bahwa hidupnya akan dia lampaui sebagai seorang budak di Tangan Tuan Dipo. Ayahnya mempunyai hutang untuk menghidupi mereka sehari2 dan sebagai pengganti bayaran itu Gadis itu harus menjadi budak dari Rentener yang sudah memasang bom waktu dalam keluarga itu.Kulit yang kuning langsat dari gadis itu tiba-tiba enggan untuk mencerahkan diri seakan dia tahu apa yang terjadi.Hingga akhirnya gadis itu menjadi budak dari Tuan Dipo dan seklaigus sebagai Budak nafsunya.Berbeda lagi dengan cerita yang benar-benar terjadi di Kota pelajar ini. Sebut saja Manis. Manis adalah seorang perempuan yang menuntut ilmu di Kota Jogja dengan dana pemerintah setempat sehingga boleh dikatakan dai sekolah gratis,sesuai perjanjian sampai gratis.Namun pada awal semester 2 dia menjumpai sebuah surat terlontar di bagian akademik bahwa dia tidak bisa mngikuti ujian karena Biayanya belum masuk ke Rekening Pak Rektor. Hingga akhirnya dia harus memangkas semua biaya yang dikkirim oleh keluarga untuk biaya kuliah,semnetara untuk Kost dai menghampiri satu demi satu teman dai yang kost juga. ITULAH potret Indonesia yang kadang saling memakan satu sama lain. Apakah Tuhan sudah tak berkenan kepada kita untuk menggunakan Perasaan serta hati kita. Banyak isu yang saling mendestruksikan satu sama lain. Konsepsi serta hukum rimbalah yang sekarang ini berlaku.Bahkan untuk aparat penegak hukum-pun tidak bisa menegakan diri mereka sendiri. Pelanggaran terhadap kampus UNAS yang mungkin sangat diluar batas wewenang yang mereka punya. Namun tetap saja berdalih KAMI MELAKUKAN SESUAI DENGAN PROSEDUR. Prosedur yang mana?Negara Indonesia ini menganut sistem Praduga Tidak Bersalah.Apakah gara-gara saling bertukaran cendera mata menjadikan Polisi harus memasuki dan merusak fasilitas-fasilitas Kampus?Seandainya ini semua Prosedure,maka selama ini Indonesia mempunyai Prosedur yang Salah dan tidak bernurani. Khususnya untuk tingkat aparat. Semboyan MELAYANI MASYARAKAT harus menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik. Dilingkungan sektorpun banyak terjadi ketimpangan-ketimpangan perilaku. Polisi sempat saya jumpai meminum MIRAS setelah melakukan apel pagi hari jumat. Ya memang tidak ada bukti yang mendukung,lha minumnya itu dirumah salah satu Polisi.Begitulah potret yang Buosok dari aparat kita saaat ini. Mungkin ini adalah sebuah sistem savety yang benar-benar Chaoz.Tak ada konsekuensi punisment yang diberiakn,namun hanya konsekuaensi moral yang mereka terima.Dan sayang konsekensi moral dari masyarakat itu malah membuat mereka bangga.
100
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-3168189995520984193?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/3168189995520984193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=3168189995520984193' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/3168189995520984193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/3168189995520984193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/05/refrleksi-100-tahun-kebangkitan-bangsa.html' title='REFRLEKSI 100 TAHUN KEBANGKITAN BANGSA INDONESIA'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-7646689459451734236</id><published>2008-05-27T04:15:00.001-07:00</published><updated>2008-05-27T04:15:54.150-07:00</updated><title type='text'>Greatest Of Cleopatra</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;~In the springtime of 51 BC, Ptolemy Auletes died and left his kingdom in his will to his eighteen year old daughter, Cleopatra, and her younger brother Ptolemy XIII who was twelve at the time. Cleopatra was born in 69 BC in Alexandria, Egypt. She had two older sisters, Cleopatra VI and Berenice IV as well as a younger sister, Arsinoe IV. There were two younger brothers as well, Ptolemy XIII and Ptolemy XIV. It is thought that Cleopatra VI may have died as a child and Auletes had Berenice beheaded. At Ptolemy Auletes' death, Pompey, a Roman leader, was left in charge of the children. During the two centuries that preceded Ptolemy Auletes death, the Ptolemies were allied with the Romans. The Ptolemies' strength was failing and the Roman Empire was rising. City after city was falling to the Roman power and the Ptolemies could do nothing but create a pact with them. During the later rule of the Ptolemies, the Romans gained more and more control over Egypt. Tributes had to be paid to the Romans to keep them away from Egypt. When Ptolemy Auletes died, the fall of the Dynasty appeared to be even closer. According to Egyptian law, Cleopatra was forced to have a consort, who was either a brother or a son, no matter what age, throughout her reign. She was married to her younger brother Ptolemy XIII when he was twelve, however she soon dropped his name from any official documents regardless of the Ptolemaic insistence that the male presence be first among co-rulers. She also had her own portrait and name on coins of that time, ignoring her brother's. When Cleopatra became co-regent, her world was crumbling down around her. Cyprus, Coele-Syria and Cyrenaica were gone. There was anarchy abroad and famine at home. Cleopatra was a strong-willed Macedonian queen who was brilliant and dreamed of a greater world empire. She almost achieved it. Whether her way of getting it done was for her own desires or for the pursuit of power will never be known for certain. However, like many Hellenistic queens, she was passionate but not promiscuous. As far as we know, she had no other lovers other than Caesar and Antony. Many believe that she did what she felt was necessary to try to save Alexandria, whatever the price.


Cleopatra
From 7th Grade Wiki
Jump to: navigation, search

cleopatra was born in 51 b.c. and she died in 30 b.c. one accomplishment is she became queen at 18 the place she visited is Alexandria

1. While pharaoh she formed a legion with Julius Caesar

2. She was the last pharaoh of egypt

3. Defeated Ptolemy in war with Caesar

~ When stripped from her thrown she traveled to Syria.

~ Caesar stayed for several months in Alexandria, and restored Cleopatras thrown in 47 B.C.

~ She was born in Alexandria, the great city that Alexander the Great founded

~ She reached the thrown of Egypt in 51 B.C at the age of 18

~ She was born in 69 B.C.

~ Around 47 B.C. she and Caesar produced a child named Ptolemy XV (15th)

~ Around 40 B.C. she met Mark Antony and fell deeply in love

~Antony ruled the eastern part of the roman empire

~ Defeated in battle, Antony commited suicide

~ In 30 B.C. she commited suicide by provoking a snake to bite her an her chest
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-7646689459451734236?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/7646689459451734236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=7646689459451734236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/7646689459451734236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/7646689459451734236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/05/greatest-of-cleopatra.html' title='Greatest Of Cleopatra'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-5628279268775175019</id><published>2008-05-27T04:11:00.000-07:00</published><updated>2008-05-27T04:14:45.126-07:00</updated><title type='text'>Berdirinya Negeriku Ngayogyakarta Hadiningrat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdirinya Kota Yogyakarta berawal dari adanya Perjanjian Gianti pada Tanggal 13 Februari 1755 yang ditandatangani Kompeni Belanda di bawah tanda tangan Gubernur Nicholas Hartingh atas nama Gubernur Jendral Jacob Mossel. Isi Perjanjian Gianti : Negara Mataram dibagi dua : Setengah masih menjadi Hak Kerajaan Surakarta, setengah lagi menjadi Hak Pangeran Mangkubumi. Dalam perjanjian itu pula Pengeran Mangkubumi diakui menjadi Raja atas setengah daerah Pedalaman Kerajaan Jawa dengan Gelar Sultan Hamengku Buwono Senopati Ing Alega Abdul Rachman Sayidin Panatagama Khalifatullah.

Adapun daerah-daerah yang menjadi kekuasaannya adalah Mataram (Yogyakarta), Pojong, Sukowati, Bagelen, Kedu, Bumigede dan ditambah daerah mancanegara yaitu; Madiun, Magetan, Cirebon, Separuh Pacitan, Kartosuro, Kalangbret, Tulungagung, Mojokerto, Bojonegoro, Ngawen, Sela, Kuwu, Wonosari, Grobogan.

Setelah selesai Perjanjian Pembagian Daerah itu, Pengeran Mangkubumi yang bergelar Sultan Hamengku Buwono I segera menetapkan bahwa Daerah Mataram yang ada di dalam kekuasaannya itu diberi nama Ngayogyakarta Hadiningrat dan beribukota di Ngayogyakarta (Yogyakarta). Ketetapan ini diumumkan pada tanggal 13 Maret 1755.

Tempat yang dipilih menjadi ibukota dan pusat pemerintahan ini ialah Hutan yang disebut Beringin, dimana telah ada sebuah desa kecil bernama Pachetokan, sedang disana terdapat suatu pesanggrahan dinamai Garjitowati, yang dibuat oleh Susuhunan Paku Buwono II dulu dan namanya kemudian diubah menjadi Ayodya. Setelah penetapan tersebut diatas diumumkan, Sultan Hamengku Buwono segera memerintahkan kepada rakyat membabad hutan tadi untuk didirikan Kraton.

Sebelum Kraton itu jadi, Sultan Hamengku Buwono I berkenan menempati pasanggrahan Ambarketawang daerah Gamping, yang tengah dikerjakan juga. Menempatinya pesanggrahan tersebut resminya pada tanggal 9 Oktober 1755. Dari tempat inilah beliau selalu mengawasi dan mengatur pembangunan kraton yang sedang dikerjakan.

Setahun kemudian Sultan Hamengku Buwono I berkenan memasuki Istana Baru sebagai peresmiannya. Dengan demikian berdirilah Kota Yogyakarta atau dengan nama utuhnya ialah Negari Ngayogyakarta Hadiningrat. Pesanggrahan Ambarketawang ditinggalkan oleh Sultan Hamengku Buwono untuk berpindah menetap di Kraton yang baru. Peresmian mana terjadi Tanggal 7 Oktober 1756
Kota Yogyakarta dibangun pada tahun 1755, bersamaan dengan dibangunnya Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I di Hutan Beringin, suatu kawasan diantara sungai Winongo dan sungai Code dimana lokasi tersebut nampak strategi menurut segi pertahanan keamanan pada waktu itu
Sesudah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII menerima piagam pengangkatan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Propinsi DIY dari Presiden RI, selanjutnya pada tanggal 5 September 1945 beliau mengeluarkan amanat yang menyatakan bahwa daerah Kesultanan dan daerah Pakualaman merupakan Daerah Istimewa yang menjadi bagian dari Republik Indonesia menurut pasal 18 UUD 1945. Dan pada tanggal 30 Oktober 1945, beliau mengeluarkan amanat kedua yang menyatakan bahwa pelaksanaan Pemerintahan di Daerah Istimewa Yogyakarta akan dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII bersama-sama Badan Pekerja Komite Nasional

Meskipun Kota Yogyakarta baik yang menjadi bagian dari Kesultanan maupun yang menjadi bagian dari Pakualaman telah dapat membentuk suatu DPR Kota dan Dewan Pemerintahan Kota yang dipimpin oleh kedua Bupati Kota Kasultanan dan Pakualaman, tetapi Kota Yogyakarta belum menjadi Kota Praja atau Kota Otonom, sebab kekuasaan otonomi yang meliputi berbagai bidang pemerintahan massih tetap berada di tangan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kota Yogyakarta yang meliputi daerah Kasultanan dan Pakualaman baru menjadi Kota Praja atau Kota Otonomi dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1947, dalam pasal I menyatakan bahwa Kabupaten Kota Yogyakarta yang meliputi wilayah Kasultanan dan Pakualaman serta beberapa daerah dari Kabupaten Bantul yang sekarang menjadi Kecamatan Kotagede dan Umbulharjo ditetapkan sebagai daerah yang berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. Daerah tersebut dinamakan Haminte Kota Yogyakaarta.
Untuk melaksanakan otonomi tersebut Walikota pertama yang dijabat oleh Ir.Moh Enoh mengalami kesulitan karena wilayah tersebut masih merupakan bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan statusnya belum dilepas. Hal itu semakin nyata dengan adanya Undang-undang Nomor 22 Tahun 1948 tentang Pokok-pokok Pemerintahan Daerah, di mana Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Tingkat I dan Kotapraja Yogyakarta sebagai Tingkat II yang menjadi bagian Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selanjutnya Walikota kedua dijabat oleh Mr.Soedarisman Poerwokusumo yang kedudukannya juga sebagai Badan Pemerintah Harian serta merangkap menjadi Pimpinan Legislatif yang pada waktu itu bernama DPR-GR dengan anggota 25 orang. DPRD Kota Yogyakarta baru dibentuk pada tanggal 5 Mei 1958 dengan anggota 20 orang sebagai hasil Pemilu 1955.
Dengan kembali ke UUD 1945 melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959, maka Undang-undang Nomor 1 Tahun 1957 diganti dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 1965 tentang pokok-pokok Pemerintahan di Daerah, tugas Kepala Daerah dan DPRD dipisahkan dan dibentuk Wakil Kepala Daerah dan badan Pemerintah Harian serta sebutan Kota Praja diganti Kotamadya Yogyakarta.

Atas dasar Tap MPRS Nomor XXI/MPRS/1966 dikeluarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Pemerintahan di Daerah. Berdasarkan Undang-undang tersebut, DIY merupakan Propinsi dan juga Daerah Tingkat I yang dipimpin oleh Kepala Daerah dengan sebutan Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta dan Wakil Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta yang tidak terikat oleh ketentuan masa jabatan, syarat dan cara pengankatan bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah lainnya, khususnya bagi beliiau Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII. Sedangkan Kotamadya Yogyakarta merupakan daerah Tingkat II yang dipimpin oleh Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II dimana terikat oleh ketentuan masa jabatan, syarat dan cara pengangkatan bagi kepala Daerah Tingkat II seperti yang lain.

Seiring dengan bergulirnya era reformasi, tuntutan untuk menyelenggarakan pemerintahan di daerah secara otonom semakin mengemuka, maka keluarlah Undang-undang No.22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur kewenangan Daerah menyelenggarakan otonomi daerah secara luas,nyata dan bertanggung jawab. Sesuai UU ini maka sebutan untuk Kotamadya Dati II Yogyakarta diubah menjadi Kota Yogyakarta sedangkan untuk pemerintahannya disebut denan Pemerintahan Kota Yogyakarta dengan Walikota Yogyakarta sebagai Kepala Daerahnya.



Letak Wilayah

             Wilayah DIY ini berada di bagian tengah Pulau Jawa, termasuk zone tengah bagian selatan dari formasi geologi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Secara astronomi, daerah ini terletak di antara 7033'LS - 8012'LS, yang mencakup wilayah bekas Swapraja Kasultanan Yogyakarta, wilayah bekas Swapraja Kadipaten Pakualaman dan tiga daerah yang semula termasuk wilayah Jawa Tengah, yakni bekas daerah enclave Kapanewon di Gunungkidul, daerah enclave Kawedanan Imogiri dan daerah enclave Kapanewon di Bantul.
Secara administratif, keseluruhan wilayah tersebut berbatasan dengan Kabupaten Magelang (di sebelah barat laut), Kabupaten Klaten (di sebelah timur), Kabupaten Wonogiri (di sebelah tenggara), Samodra Indonesia (di sebelah selatan), dan Kabupaten Purworejo (di sebelah barat).
Luas keseluruhan wilayah DIY sekitar 3.185,80 km2, yang terbagi dalam lima wilayah administratif daerah Tingkat II, yaitu :

Kotamadia Yogyakarta dengan luas 32,5 km2

Kabupaten Bantul dengan luas 506,85 km2

Kabupaten Kulonprogo dengan luas 586,27 km2

Kabupaten Gunungkidul dengan luas 1.485,36 km2

Kabupaten Sleman dengan luas 574,82 km2

        Secara geografis, wilayah DIY tersusun atas empat satuan, yaitu Pegunungan Selatan, Gunung api Merapi, dataran rendah antara Pegunungan Selatan dan Pegunungan Kulonprogo, dan Pegunungan Kulonprogo dan dataran rendah selatan.


Penduduk

          Ada dua faktor yang berkenaan dengan perkembangan penduduk di Propinsi DIY. Pertama, keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) di propinsi ini. Program KB pada mulanya diorientasikan kepada penekanan jumlah kelahiran, telah meningkatkan prioritasnya kepada pembentukan keluarga sejahtera. Kedua, berkaitan dengan berbagai predikat yang melekat pada kota Yogyakarta, besarnya arus migrasi antar daerah, khususnya migrasi dari daerah/propinsi lain ke propinsi DIY.

Pertumbuhan penduduk di propinsi DIY pada periode 1984-1991 menunjukkan pertumbuhan rata-rata sebesar 0,77% dengan rata-rata pertumbuhan laki-laki sebesar 0,79% dan rata-rata pertumbuhan wanita sebesar 0,76%. Pertumbuhan penduduk terbesar dalam periode diatas terjadi pada tahun 1985 sebesar 1,11% dengan pertumbuhan laki-laki sebesar 1,21% dan dengan pertumbuhan wanita 1,01%. Dilihat dari rasio seksual, pada periode 1984-1991 rasio terbesar terjadi pada tahun 1987 sebesar 97,14% dan rasio terendah pada tahun 1984 sebesar 96,71%.

Apabila perkembangan penduduk diproyeksikan ke masing-masing daerah tingkat II dengan melihat luas masing-masing daerah, terlihat bahwa distribusi penduduk terpusat di Kotamadya Yogyakarta, disusul Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman. Kepadatan terbesar ada di Kotamadya Yogyakarta sebesar 13.687 jiwa per kilometer persegi, atau hampir sekitar 10 kali kepadatan Kabupaten Bantul (sebagai daerah terpadat kedua). Latar belakang ketimpangan distribusi pertama-tama berkaitan besarnya urbanisasi penduduk di daerah lain ke Yogyakarta dan arus migrasi dari daerah/propinsi lain. Apabila besarnya kepadatan diperbandingkan dengan prosentase wilayah, terlihat bahwa Yogyakarta yang hanya diwakili 1,02% dari keseluruhan wilayah menampung tidak kurang dari 14% penduduk propinsi DIY.



Perdagangan


           Kegiatan perdagangan selalu berkaitan dengan kegiatan sektor lainnya. Gambaran yang laing jelas dari keterkaitan ini adalah beberapa kesetaraan antara struktur industri dan struktur perdagangan di DIY. Pertama, adalah dalam hal skala usaha industri, kondisi perdagangan di DIY juga didominasi oleh pedagang kecil, pedagang informal, dan pedagang tradisional. Kedua, berkaitan dengan jenis lapangan usaha strategis. Beberapa komoditas ekspor yang menjadi andalan dalam perdagangan luar negeri merupakan industri-industri strategis dalam struktur industri di DIY.

Dua keterkaitan tersebut memiliki implikasi yang lebih jauh dalam penyerapan tenaga kerja dan arus investasi di kedua sektor. Dalam kaitan ini, asas kemitraan antara pengusaha besar maupun menengah dengan pedagang kecil menjadi sebuah prasyarat bagi terciptanya sruktur industri dan perdagangan yang sehat dan seimbang. Lembaga keuangan, semacam bank, koperasi ataupun BPR memiliki peranan yang amat strategis, terutama berkenaan dengan upaya pemberdayaan usaha ekonomi berskala kecil.



Pendidikan

            Pendidikan sebagai investasi sumber daya manusia, bagaimanapun, selalu bersentuhan dengan kebutuhan siswa/mahasiswa sebagai manusia maupun sebagai peserta didik. Dalam kaitan ini, terdapat beberapa lapangan usaha yang selalu inheren dengan kebutuhan pendidikan itu sendiri, seperti penyewaan rumah/kamar, toko buku dan stationary, toko pakaian, rumah/warung makan, dan jenis hiburan lainnya. Tidak ada satu sumber yang menyebutkan seberapa besar pengaruh pendidikan pada berbagai lapangan usaha tersebut. Oleh karenanya, gambaran tentang peran nyata pendidikan pada pertumbuhan ekonomi daerah lebih tampak pada munculnya berbagai jenis usaha penunjang pendidikan.

           Dengan julukannya sebagai kota pendidikan, di kota Yogyakarta terdapat berbagi jenis usaha yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Usaha sewa kamar atau yang lebih dikenal dengan istilah rumah kost merebak di hampir setiap rumah, baik yang berbentuk asrama (putra/putri) maupun berbentuk kost yang menyatu dengan rumah induknya. Dilihat dari fasiltasnya, terdapat beberapa 'klas' usaha rumah kost. Dari yang paling sederhana (kamar kosongan) sampai dengan yang paling mewah (dengan fasilitas kamar mandi, televisi, dan telepon per kamar). Dilihat dari segi manajemen, hampir semua usaha kost ini bersifat informal. Tidak ada standar harga yang seragam. Harga cenderung dipengaruhi oleh lokasi kost terhadap pusat-pusat pertumbuhan, seperti lokasi sekolah/perguruan tinggi, areal pertokoan dan lain-lain.

            Dari keberadaan rumah kost inilah berbagai lapangan usaha baru biasanya diciptakan. Di sekitar lokasi kost umumnya terdapat warung-warung makan sederhana, jasa pencucian dan binatu. Dengan semakin banyaknya usaha warung makan, suhu persaingan antar warung makan juga semakin terlihat. Usaha untuk memperkuat daya saing tiap warung makan umumnya diwujudkan dengan memberikan berbagai fasilitas kenyamanan, seperti pola self-service, minuman mineral yang memberikan secara gratis, fasilitas televisi dan surat kabar di ruang makan dan sebagainya. Sementara itu, dengan semakin banyaknya rumah kost, akhir-akhir ini muncul pula usaha jasa kost, yaitu usaha-usaha informasi tentang rumah/kamar kost yang belum dihuni.

            Berkaitan dengan kebutuhan bacaan, alat-alat tulis dan peraga pendidikan, terdapat cukup banyak toko-toko buku dan alat tulis. Disamping itu, terdapat pula usaha informal kegiatan pendidikan, misalnya produksi rak-rak/almari buku, meja-kursi belajar. Produk-produk yang berbahan baku kayu ini dikemas secara sederhana, dan terpampang dipinggiran jalan di sekitar lokasi sekolah, seperti di sekitar jalan Samirono, disekitar ringroad, dan lain-lain.

           Seiring dengan era komputerisasi, usaha penyewaan komputer menjamur di hampir setiap sisi kehidupan mahasiswa. Usaha yang umumnya dikelola oleh mahasiswa ini biasanya menawarkan jasa penyewaan, pengetikan, pencetakan, olah data, serta yang terakhir ini juga marak adalah 'warnet' atau warung internet dengan sewa perjamnya yang bervariasi dan memberikan pelayanan yang cukup memuaskan bagi pelanggannya. Suhu persaingan antar penyewaan biasanya mengacu pada kehandalan mesin yang disewakan, disamping adanya berbagai fasilitas seperti minuman gratis, kopi gratis (bagi yang lembur) dan harga khusus untuk penyewaan malam hari.

           Usaha lain di bidang pendidikan yang amat menyolok adalah pada usaha jasa pendidikan itu sendiri. Berbagai kursus, les privat, dan lembaga pendidikan memperkukuh basis pendidikan kota ini. Hal menarik dari pertumbuhan lembaga pendidikan ini adalah semakin banyaknya jenis jasa pendidikan yang ditawarkan. Keberlimpahan ini semestinya menjadi faktor pendukung tersendiri dalam upaya meningkatkan ketrampilan siswa didik. Sebab pendidikan formal, bagaimanapun, tidak akan sepenuhnya mampu memikul fungsi-fungsi utama pendidikan nasional.

&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-5628279268775175019?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/5628279268775175019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=5628279268775175019' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/5628279268775175019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/5628279268775175019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/05/berdirinya-negeriku-ngayogyakarta.html' title='Berdirinya Negeriku Ngayogyakarta Hadiningrat'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-2708084809631692239</id><published>2008-05-25T19:31:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T19:34:48.259-07:00</updated><title type='text'>Cerita Sebelum Bubu</title><content type='html'>Konon menurut dongeng Yunani, Pygmalion adalah seorang seniman pembuat patung tersohor. Apresiasinya terhadap keindahan dan kecantikan sangat tinggi dan hal ini bermanifestasi saat ia mencari jodoh yang tidak pernah ketemu karena keinginannya yang perfeksionis. Dalam kesendiriannya akhirnya dia berhasil menciptakan sebuah patung wanita yang sangat cantik dan sempurna sesuai keinginannya. Lama-kelamaan iapun jatuh cinta kepada patung tersebut dan memohon kepada Dewa di Olympus agar patung tersebut dihidupkan sebagaimana manusia. Setelah keinginannya terpenuhi wanita itu diberi nama Galatea dan dijadikan isterinya.

Semangat Pygmalion ini seringkali menghinggapi profesi tertentu seperti guru atau dosen, para komandan, sutradara film bahkan para orangtua. Manusia seperti ini cenderung untuk menciptakan kembarannya sendiri. Dia mau membuat manusia lain sesuai dengan keinginannya, sesuai dengan sifatnya, sesuai dengan cita-citanya. Dedikasi manusia bertipe ini sangatlah tinggi sehingga sanggup mengorbankan segalanya demi keinginannya namun seringkali tidak sesuai dengan keinginan atau hati nurani orang-orang yang dibentuknya tersebut. Seorang guru tidak akan meluluskan murid atau mahasiswanya sebelum mereka secara 100% sesuai dengan keinginannya. Seorang komandan tidak akan memaafkan anggotanya sebelum mereka benar-benar terbentuk sesuai keinginannya. Sebagai orangtua tidak akan melepaskan anaknya sebelum anaknya mencapai sesuatu sesuai keinginannya sendiri tanpa mempertimbangkan keinginan, bakat dan kemampuan anaknya yang sangat berbeda dengan dirinya.

Sadarlah bahwa kita sedang menghadapi manusia lain yang bukan diri kita. Orangtua hanya berperan sebagai katalisator dan tidak berhak berlaku sebagai pencipta orang lain. Diharapkan seorang anak akan menjadi dirinya sendiri dan mengisi kehidupan dengan berhasil sesuai keinginannya. Bukankah biasanya orang yang berhasil itu adalah orang yang hidup dan bekerja sesuai dengan keinginan dan kemampuannya tanpa adanya paksaan dari orang lain? Inilah Pygmalion complex.

Sumber buku: Mengatasi Hambatan2 Kepribadian (Mangunhardjana).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-2708084809631692239?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/2708084809631692239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=2708084809631692239' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/2708084809631692239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/2708084809631692239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/05/cerita-sebelum-bubu.html' title='Cerita Sebelum Bubu'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-5927046341776148510</id><published>2008-05-25T18:58:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T18:59:44.663-07:00</updated><title type='text'>Borobudura</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;All About Borobudur                             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sakjane mbiyen ki pulau jowo iki wektu semono kui nduweni pusat nang Mahagelang. Nek saiki dadi Magelang. Lha neng kiwo tengene kui ono kali seng jenenge ELO karo PRAGA. Huebat temen ora. Pancen pas kui ki Wong Njowo podo hebat-hebat temen. Aji-ajine akeh banget. Nganti mbahku barang le kondo ki nduwen aji-aji "kol buntet" tapi ilang angslup nag njeron lemah gara-gara di demok karo mbah wedok....Weleh jebule ono aji-aji seng ra entuk di demok selain bukan muhrim barang yo. Bar kui candi Borodubur, eh mborobudur kui di dirikan nang Mahagelang dimana disitu juga ada 7 gunung seng muteri. Antara lain Gunung merapi, Sumbing, Sindoro Andong, Merbabu, Petarangan dan Bukit Magelang. Memang dilihat dari namanya Borobudur sendiri mempunyai arti Boro: Bangunan/ Tempat ibadah, Budura: Bukit. Konon nama dari Borobudura ini merpakan tempat ibadah yang didirikan oleh Kerajaan Mataram Hindu Kuno yang saat itu mempunyai pusat kerajaan di sekitar Bukit Dieng( Syailendra Dinasty) dengan arsiteknya Gunadharma. Banyak cerita yang berkembang dalam masyarakat bahwa saat itu batu yang digunakan untuk membangun Borobudur adalah batu kali yang diangkut leh para rakyat sebagai bentuk loyalitas mereka terhadap raja. Ada beberapa tingkatan dalam bangunan Borobudur itu sendiri yaitu Kamadhatu, Rupadhatu, Arupadhatu, dan Nirupa. Dalam Baba Raya Budha disebutkan bahwa Borobudur ini selesai dikerjakan pada tahun 950 M. dimana saat itu Hindu dan Budha sudah menjamah Nusantara ini. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-5927046341776148510?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/5927046341776148510/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=5927046341776148510' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/5927046341776148510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/5927046341776148510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/05/borobudura.html' title='Borobudura'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-2786231299148155394</id><published>2008-05-25T18:36:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T18:41:03.381-07:00</updated><title type='text'>Menguak Trik Roy Suryo Di empat Mripat</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Pengendalian Data Handphone dengan Bluetooth&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_1" spid="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" alt="Logo Bluetooth" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Bluetooth-logo.svg" title="&amp;quot;Logo Bluetooth&amp;quot;" style="'position:absolute;left:0;text-align:left;margin-left:0;margin-top:0;" button="t"&gt;  &lt;v:fill detectmouseclick="t"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\WINDOWS\TEMP\msohtmlclip1\01\clip_image001.png" title="Logo Bluetooth"&gt;  &lt;w:wrap type="square" anchorx="margin" anchory="margin"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Bluetooth-logo.svg"&gt;&lt;img src="file:///C:/WINDOWS/TEMP/msohtmlclip1/01/clip_image002.gif" alt="Logo Bluetooth" title="&amp;quot;Logo Bluetooth&amp;quot;" shapes="Picture_x0020_1" align="left" border="0" height="96" hspace="12" width="85" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika dua alat berbicara satu sama lain, mereka setuju untuk menggunakan sejumlah hal sebelum percakapan bisa dimulai. Hal pertama adalah akankah mereka berbicara melalui kabel, atau melalui beberapa bentuk sinyal wireless? Jika menggunakan kabel, berapa banyak kabel yang dibutuhkan? Sekali kebutuhan fisik ini terpenuhi, maka akan muncul pertanyaan selanjutnya. Berapa banyak data yang akan dikirimkan setiap waktunya? Sebagai contoh, port serial mengirimkan data 1 bit setiap waktu, sementara port paralel mengirimkan beberapa bit tiap waktu. Bagaimana cara mereka berbicara dengan yang lainnya? Semua alat elektronik harus tahu apa yang dimaksud dengan bit dan apakah pesan yang mereka terima sama dengan pesan yang dikirim. Artinya disini kita perlu mengembangkan sekumpulan perintah dan jawaban yang dikenal sebagai protokol &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol style="margin-top: 0in; text-align: justify;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Bodoni MT Black&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tentang Bluetooth&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bluetooth mengambil jaringan kecil dengan memindahkan file yang akan dikirim dan menjaga daya transmisi tetap rendah agar penggunaan batrei bisa sangat kecil. Coba anda bayangkan ini: Anda mengaktifkan bluetooth telepon seluler anda di depan pintu rumah. Anda memberitahu teman anda agar menghubungi anda kembali dalam waktu lima menit sehingga anda bisa masuk ke dalam rumah dan mengambil barang anda yang ketinggalan. Sewaktu anda berjalan di dalam rumah, peta yang di terima melalui telepon selular anda dari sistem GPS bluetooth yang ada di mobil secara otomatis mengirimkannya ke PC anda dan secara otomatis pula mengirimkan data untuk di transfer ke telepon rumah. Lima menit kemudian, ketika teman anda balik menelepon, bluetooth pada telepon rumah akan membunyikan telepon rumah bukan telepon selular anda. Teman anda menghubungi anda dengan nomor yang sama, tetapi telepon rumah andalah yang mengambil sinyal bluetooth dari telepon seluler anda dan secara otomatis telepon rumah anda berbunyi karena bluetooth paham bahwa anda sedang berada di rumah. Tiap sinyal transmisi menuju dan dari telepon selular anda hanya mengkonsumsi 1 miliwatt saj, jadi batrei telepon selular anda secara virtual tidak berpengaruh dengan segala aktifitas ini. Bluetooth menyediakan kesepakatan pada tingkatan fisik (bluetooth adalah standar frekuensi radio). Bluetooth menyediakan kesepakatan pada tingkatan protokol, di mana sebuah produk menyetujui waktu yang sudah ditentukan dalam mengirimkan bit, berapa banyak yang akan di kirim, dan bagaimana percakapan yang berlangsung bisa di terima sesuai dengan pesan yang di kirim. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Keistimewaan bluetooth adalah wireless, tidak mahal, dan otomatis. Ada beberapa cara lain dengan menggunakan kabel, termasuk komunikasi infra merah. Infra merah merujuk pada gelombang cahaya yang memiliki frekuensi yang lebih rendah daripada yang diterima oleh mata manusia. Infra merah digunakan pada kebanyakan sistem remote kontrol pada televisi. Komunikasi infra merah cukup cepat dan tidak membutuhkan biaya banyak untuk melakukan sebuah koneksi, tetapi infra merah hanya bisa dilakukan searah saja. Sebagai contoh, anda hendak mengirim data antara komputer anda dengan laptop, akan tetapi sewaktu proses ini berjalan maka laptop tidak bisa mengirimkan data ke PDA pada waktu yang bersamaan. Meskipun begitu, hal ini memberikan keuntungan pada penggunaan infra merah yaitu anda bisa meyakinkan bahwa pesan yang anda kirimkan pasti akan sampai hanya pada orang yang anda kirim, walaupun diruangan itu terdapat banyak penerima infra merah. Bluetooth dapat memecahkan masalah yang dihadapi oleh infra merah. Bluetooth 1.0 memiliki kecepatan transfer sebesar 1 megabir per detik (Mbps), sementara itu Bluetooth 2.0 bisa lebih dari 3 Mbps.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol style="margin-top: 0in; text-align: justify;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Bodoni MT Black&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pengoperasian      Bluetooth&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jaringan bluetooth mentransmisikan data melalui gelombang radio. Jaringan ini berkomunikasi pada frekuensi 2,45 gigahertz (antara 2,402 GHz dan 2,480 GHz). Penggunaan frekuensi ini telah disetujui secara internasional untuk penggunaan industri, penelitian, dan medis. Beberapa peralatan yang menggunakan frekuensi ini adalah pembuka garasi, pemonitor bayi, dan telepon tanpa kawat. Proses agar penggunaan bluetooth tidak saling mengganggu antar alat-alat tersebut di atas, adalah sebuah proses yang sangat penting untuk terus dikembangkan. Satu cara agar bluetooth tidak saling mengganggu dengan sistem yang lain adalah dengan mengirim sinyal yang sangat kecil sekitar 1 miliwatt. Sebagai perbandingan, telepon seluler mampu mentransmisikan sinyal sekitar 3 watt. Daya yang kecil ini membatasi jangkauan penggunaan bluetooth, yaitu sekitar 10 meter. Meskipun begitu, tembok rumah anda tidak akan mampu menghentikan laju sinyal bluetooth, sehingga bluetooth bisa membuat peralatan-peralatan di ruangan berbeda mampu dikendalikan dari bagian rumah anda (asalkan rumah anda tidak terlalu besar). Bluetooth bisa berkoneksi dengan delapan alat sekaligus secara bersamaan. Dengan semua alat ini dalam radius 10 meter, anda mungkin berpikir bahwa sinyalnya mungkin akan menumpuk dan mengganggu proses kerja alat-alat itu. Sayangnya tidak, bluetooth menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan harapan penyebaran spektrum frekuensi yang membuat sebuah alat untuk mentransmisikan data pada frekuensi yang sama dalam waktu yang bersamaan pula. Pada teknik ini, sebuah alat akan menggunakan salah satu dari 79 frekuensi. Pada bluetooth, transmiter mengubah frekuensi 1.600 kali tiap detik, yang berarti lebih banyak alat yang bisa digunakan pada spektrum radio ini. Karena tiap bluetooth mentransmisikan sinyal dengan menggunakan penyebaran spektrum secara otomatis, maka sangat kecil kemungkinan ada dua transmiter yang menggunakan frekuensi sama dalam waktu yang bersamaan. Teknik ini meminimalisir resiko penggunaan telepon yang akan mengganggu paralatan bluetooth, karena semua gangguan pada frekuensi yang sama hanya akan sedikit bergesekan pada satu detik saja. Ketika peralatan bluetooth memiliki jangkauan yang sama dengan peralatan lainnya, sebuah percakapan elektronik akan ditentukan dari fungsi alat tersebut. Proses ini berlangsung secara otomatis, sehingga anda tidak perlu menekan tombol apa pun agar pembicaraan tidak terganggu. Sekali pembicaraan selesai, alat ini akan membentuk sebuah jaringan. Sistem bluetooth membuat sebuah jaringan sendiri yang dinamakan dengan pikonet, sehingga jangkauannya berada di antara kedua peralatan atau lebih (seperti telepon seluler anda dengan headset di kepala anda). Sekali pikonet terbentuk, anggota alat yang menggunakan jaringan ini akan terus bersentuhan dengan alat lain yang juga menggunakan jaringan ini pada jangkauan yang anda definisikan secara otomatis. Sehingga hal ini akan mencegah jaringan pikonet yang lain untuk beroperasi pada ruangan yang sama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;" start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Bodoni MT Black&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sistem Sekuritas dan Arsitektur      Bluetooth&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Bluetooth dirancang untuk memiliki &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fitur&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Fitur (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;fitur&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;-fitur keamanan sehingga dapat digunakan secara aman baik dalam lingkungan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis" title="Bisnis"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;bisnis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt; maupun rumah tangga. Fitur-fitur yang disediakan bluetooth antara lain sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Enkripsi data. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Autentikasi user &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Fast frekuensi-hopping (1600 hops/sec) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Output power control &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Fitur-fitur tersebut menyediakan fungsi-fungsi keamanan dari tingkat keamanan layer fisik/ radio yaitu gangguan dari &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyadapan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Penyadapan (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;penyadapan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt; sampai dengan tingkat keamanan layer yang lebih tinggi seperti &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Password" title="Password"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;password&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=PIN&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="PIN (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;PIN&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;. Tetapi dari sebuah artikel internet, menurut penelitian dua mahasiswa &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tel_Aviv_University&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Tel Aviv University (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;Tel Aviv University&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;, mengenai adanya kemungkinan Bluetooth bisa disadap dengan proses &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pairing&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Pairing (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;pairing&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt; berpasangan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Caranya adalah dengan menyiapkan sebuah &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kunci&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Kunci (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;kunci&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt; rahasia pada proses pairing. Selama ini dua perangkat bluetooth menyiapkan kunci digital 128 &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bit" title="Bit"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;bit&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;. Ini adalah kunci rahasia yang kemudian disimpan dan dipakai dalam proses &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Enkripsi" title="Enkripsi"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;enkripsi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt; pada komunikasi selanjutnya. Langkah pertama ini mengharuskan pengguna yang sah untuk menginputkan kunci rahasia yang sesuai, PIN empat &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Digit&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Digit (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;digit&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt; ke perangkat. Pesan lalu dikirim ke perangkat lainnya, dan ketika ditanyai kunci rahasia, dia berpura-pura lupa. Hal ini memacu perangkat lain untuk memutus kunci dan keduanya lalu mulai proses pairing baru. Kesempatan ini kemudian bisa dimanfaatkan oleh &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hacker" title="Hacker"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;hacker&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt; untuk mengetahui kunci rahasia yang baru. Selain mengirim ini ke perangkat Bluetooth yang dituju, semua perangkat Bluetooth yang ada dalam jangkauan itu juga tetap dapat disadap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pada semua jaringan wireless, faktor keamanan adalah sesuatu yang harus diperhatikan. Sebuah alat dapat dengan mudah menangkap gelombang radio di udara, jadi orang yang mengirimkan informasi rahasia harus benar-benar meyakinkan dirinya bahwa memang tidak akan ada orang/alat yang menyadap sinyalnya. Teknologi bluetooth sama saja dengan teknologi wireless lainnya, bluetooth bisa dijadikan sebagai alat mata-mata atau sebagai remote access.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bluetooth menawarkan beberapa model sekuritas, dan pabrik alat ini akan menentukan mode apa yang akan digunakan oleh bluetooth. Pengguna bluetooth bisa membuat sebuah alat yang dipercaya dan mampu menukar data tanpa harus minta ijin terlebih dahulu. Ketika semua alat mencoba untuk membuat koneksi dengan gadget seseorang, si pengguna harus memutuskan apakan dia mengijinkan alat itu untuk melakukan koneksi atau tidak. Tingkat layanan sekuritas dan peralatan bekerja secara bersamaan untuk melindungi peralatan bluetooth dari transmisi data yang tidak dikenal. Metode keamanan itu termasuk didalamnya adalah prosedur autorisasi dan identifikasi yang membatasi penggunaan layanan bluetooth untuk melakukan registrasi. Seorang pengguna bisa dengan mudah mengganti mode bluetoothnya ke mode “tidak terlacak” dan mencegah koneksi dengan peralatan bluetooth lainnya. Jika seorang pengguna menggunakan jaringan bluetooth untuk mensinkronkan alat-alat yang lain di rumah, ini adalah cara terbaik untuk menghindari segala kemungkinan yang membobol keamanan alat anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Selain masalah keamanan diatas, ada lagi masalah keamanan yang cukup pelik dan harus dipecahkan. Masalah itu adalah virus telepon seluler yang masuk melalui proses koneksi otomatis. Namun, karena kebanyakan telepon selular menggunakan koneksi bluetooth yang aman dan membutuhkan autorisasi/autentikasi sebelum menerima data dari alat yang belum dikenal, maka biasanya file yang terinfeksi tidak akan bertindak lebih jauh lagi. Ketika virus tiba di telepon selular pengguna, si pengguna harus setuju untuk membuka dan menginstal file tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Masalah lainnya seperti bluejacking, bluebugging, dan car whisperer telah meramaikan pasar keamanan bluetooth akhir-akhir ini. Bluejackin melibatkan pengguna bluetooth yang mengirim sebuah kartu bisnis (pesan teks) ke alat bluetooth lainnya dalam radius 10 meter. Jika si pengguna tidak sadar apa isi pesannya, dia mungkin akan menyimpan alamat pengirimnya ke buku alamatmya, dan si pengirim bisa mengirim dia sebuah pesan yang mungkin akan terbuka secara otomatis karena nama si pengirim sudah di simpan di buku alamat. Bluebugging memiliki masalah yang lebih parah lagi, karena masalah ini membuat para hacker bisa mengendalikan akses telepon dan semua layanannya, termasuk mengirim pesan,dan si pengguna tidak sadar bahwa peralatan bluetoothnya telah di sadap. Car Whisper adalah sebuah pecahan software yang membuat para hacker mampu mengirimkan dan menerima audio yang berasal dari stereo bluetooth anda. Seperti sebuah lubang keamanan pada komputer, kelemahan ini adalah akibat inovasi teknologi dan dari pabrikan alat yang meluncurkan versi-versi baru sehingga menimbulkan masalah sewaktu alat-alat yang baru ini diluncurkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_3" spid="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:403.5pt;height:240pt;visibility:visible;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\WINDOWS\TEMP\msohtmlclip1\01\clip_image003.emz" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/WINDOWS/TEMP/msohtmlclip1/01/clip_image004.gif" shapes="Picture_x0020_3" border="0" height="320" width="538" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Arsitektur Bluetooth ditunjukan pada gambar1. Manajer keamanan(&lt;i&gt;security manager&lt;/i&gt;) menyimpan informasi tentang keamanan layanan dan perangkat. Manajer&lt;i&gt;(General Mgmt Entity)&lt;/i&gt; memutuskan apakah menerima akses atau memutuskan hubungan dan meminta autentifikasi dan enkripsi jika dibutuhkan. Manajer keamanan juga memulai hubungan terpercaya dan menanyakan dan mencocokan kode PIN dari pengguna. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bluetooth memiliki beberapa tingkat keamanan yang berbeda yang dapat didefinisikan untuk berbagai perangkat dan layanan. Setiap perangkat mendapat status saat perangkat tersebut untuk pertama kali terhubung dengan perangkat lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perangkat dapat memiliki dua tingkat kepercayaan &lt;i&gt;(trust)&lt;/i&gt; , terpercaya (&lt;i&gt;trusted)&lt;/i&gt; dan tidak terpecaya (&lt;i&gt;untrusted)&lt;/i&gt;. Tingkat &lt;i&gt;trusted&lt;/i&gt; membutuhkan hubungan yang tetap dan terpercaya dan tingkat ini memiliki akses ke semua layanan. Perangkat harus diautentifikasi terlebih dahulu. Perangkat dengan status &lt;i&gt;untrusted&lt;/i&gt; tidak memiliki hubungan yang tetap dan akses layanannya terbatas. Perangkat &lt;i&gt;untrusted&lt;/i&gt; dapat juga memiliki hubungan yang tetap tetapi tidak dikenali sebagai &lt;i&gt;trusted&lt;/i&gt;. Perangkat yang baru terhubung ditandai sebagai perangkat tidak dikenal dan selalu untrusted.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bluetooth memiliki 3 mode keamanan berbeda antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Security mode1 :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mode tidak aman (&lt;i&gt;Non secure mode)&lt;/i&gt;, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 2in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Perangkat tidak akan menginisialisasi keamanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1.25in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Security mode 2 :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Keamanan tingkat layanan (&lt;i&gt;service level enforced security &lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 2in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;mode&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 2.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perangkat tidak menginisialisasi prosedur keamanan sebelum kanal terhubung pada level L2CAP&lt;i&gt;(Logical Link Control and Adaptaion Layer Protocol)&lt;/i&gt; . Mode ini mengijinkan akses yang bermacam-macam dan fleksibel untuk aplikasi terutama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk aplikasi yang berjalan dengan berbagai permintaan keamanan yang paralel.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1.25in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Security mode 3 :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Keamanan tingkat sambungan (&lt;i&gt;link level enforced security &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 2in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;mode&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 2.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perangkat menginisialisasi prosedur keamanan sebelum hubungan dibangun pada tingkat LPM(&lt;i&gt;Link Manager Protocol&lt;/i&gt;) selesai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kebutuhan untuk autorisasi, autentikasi dan enkripsi berubah. Ketika koneksi di bangun ada beberapa tingkat keamanan dimana pengguna dapat tentukan. Tingkat keamanan dari sebuah layanan dibagi dengan tiga atribut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1.25in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Autorisasi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: meminta akses hanya diberikan otomatis untuk perangkat trusted &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 2in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;atau untrusted setelah prosedur autorisasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1.25in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Autentikasi : meminta sebelum berhubungan dengan aplikasi perangkat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;harus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                           &lt;/span&gt;diautentikasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Enkripsi&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;: meminta sambungan harus diubah menjadi mode enkripsi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;sebelum akses ke layanan dimunginkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pada tingkat terendah layanan dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di set untuk memiliki akses ke semua perangkat. Biasanya ada kebutuhan untuk pengetatan sehingga pengguna dapat menset layanan sehingga layanan harus diautentikasi. Saat tingkat keamanan tertinggi dibutuhkan layanan dapat meminta autorisasi dan autentikasi. Pada level ini perangkat trusted memiliki akses pada layanan tetapi perangkat untrusted memerlukan autorisasi manual.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Empat buah entity digunakan untuk penanganan keamanan pada layer sambungan yaitu alamat perangkat Bluetooth, dua buah kunci rahasia, angka acak yang dihasilkan setiap transaksi. Tabel 1.1 meringkas entity dan ukurannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; margin-left: 0px; border-collapse: collapse; text-align: left; margin-right: 0px;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0in 5.4pt; width: 229.1pt;" valign="top" width="305"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Entity&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 62.3pt;" valign="top" width="83"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;ukuran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 229.1pt;" valign="top" width="305"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;BD_ADDR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 62.3pt;" valign="top" width="83"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;48 bits&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 229.1pt;" valign="top" width="305"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kunci privat pegguna untuk   autentikasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 62.3pt;" valign="top" width="83"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;128 bits&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 229.1pt;" valign="top" width="305"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kunci privat pegguna untuk enkripsi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 62.3pt;" valign="top" width="83"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;8-128 bits&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 229.1pt;" valign="top" width="305"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;RAND&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 62.3pt;" valign="top" width="83"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;128 bis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tabel1.1. entity pada prosedur autentikasi dan enkripsi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Alamat perangkat &lt;i&gt;Bluetooth&lt;/i&gt; (BD_ADDR) sepanjang 48-bit diperoleh dengan interaksi dengan pengguna atau secara otomatis melalui rutin permintaan oleh perangkat. Kunci rahasia didapat saat inisialisasi dan tidak pernah dihilangkan. Kunci enkripsi didapatkan dari kunci autentikasi saat proses autentikasi. Untuk algoritma autentikasi unkuran kunci selalu 128 bits sedangkan untuk algoritma enkripsi unkuran kunci bervariasi antara 1 hingga 16 oktet (8-128 bits). Ukuran kunci enkripsi dapat diubah karena dua alasan. Pertama karena adanya aturan mengenai kriptografi yang berbeda di tiap Negara. Alasan kedua adalah untuk memfasilitasi kemungkinan meng-upgrade sistem keamanan tanpa mendesain ulang perangkat keras enkripsi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Bluetooth_FHSS_vs_WLAN_DSSS"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Kelebihan yang dimiliki oleh sistem Bluetooth adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Bluetooth dapat menembus &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dinding" title="Dinding"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;dinding&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;, kotak, dan berbagai rintangan lain walaupun jarak      transmisinya hanya sekitar 30 kaki atau 10 meter &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Bluetooth tidak memerlukan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabel" title="Kabel"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;kabel&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt; ataupun &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kawat&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Kawat (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;kawat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Bluetooth dapat mensinkronisasi database dari      handphone ke komputer &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Dapat digunakan sebagai perantara &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Modem" title="Modem"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;modem&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Di Indonesia, perkembangan bluetooth mengacu pada      negara-negara maju dan sudah banyak sekali perangkat yang dilengkapi      dengan sistem bluetooth sehingga memudahkan berbagai proses transfer data &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Kekurangan dari sistem Bluetooth adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Sistem ini menggunakan frekuensi yang sama dengan      gelombang &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/LAN" title="LAN"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;LAN&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt; standar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Apabila dalam suatu ruangan terlalu banyak koneksi      Bluetooth yang digunakan, akan menyulitkan pengguna untuk menemukan      penerima yang diharapkan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Sistem ini menggunakan frekuensi yang sama dengan      gelombang LAN standar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Apabila dalam suatu ruangan terlalu banyak &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Koneksi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Koneksi (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;koneksi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt; Bluetooth      yang digunakan, akan menyulitkan pengguna untuk menemukan penerima yang      diharapkan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Banyak mekanisme keamanan Bluetooth yang harus      diperhatikan untuk mencegah kegagalan pengiriman atau penerimaan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi" title="Informasi"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;informasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Di Indonesia, sudah banyak beredar &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Virus" title="Virus"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;" lang="IN"&gt;virus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;-virus yang disebarkan melalui bluetooth dari      handphone &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;(Com      Warrior, Mosquito,dsb)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-2786231299148155394?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/2786231299148155394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=2786231299148155394' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/2786231299148155394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/2786231299148155394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/05/menguak-trik-roy-suryo-di-empat-mripat.html' title='Menguak Trik Roy Suryo Di empat Mripat'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-284229695135625630</id><published>2008-05-25T18:35:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T18:36:05.348-07:00</updated><title type='text'>Stop Global Warming Bumiku</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sejak dikenalnya ilmu mengenai iklim, para ilmuwan telah mempelajari bahwa ternyata iklim di Bumi selalu berubah. Dari studi tentang jaman es di masa lalu menunjukkan bahwa iklim bisa berubah dengan sendirinya, dan berubah secara radikal. Apa penyebabnya? Meteor jatuh?Gunung meletus yang menyebabkan awan asap? Perubahan arah angin akibat perubahan struktur muka Bumi dan arus laut? Atau karena komposisi udara yang berubah? Atau sebab yang lain? &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sampai baru pada abad 19, maka studi mengenai iklim mulai mengetahui tentang kandungan gas yang berada di atmosfer, disebut sebagai gas rumah kaca, yang bisa mempengaruhi iklim di Bumi. Apa itu gas rumah kaca?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebetulnya yang dikenal sebagai ‘gas rumah kaca’, adalah suatu efek, dimana molekul-molekul yang ada di atmosfer kita bersifat seperti memberi efek rumah kaca. Efek rumah kaca sendiri, seharusnya merupakan efek yang alamiah untuk menjaga temperatur permukaaan Bumi berada pada temperatur normal, sekitar 30°C, atau kalau tidak, maka tentu saja tidak akan ada kehidupan di muka Bumi ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada sekitar tahun 1820, bapak Fourier menemukan bahwa atmosfer itu sangat bisa diterobos (permeable) oleh cahaya Matahari yang masuk ke permukaan Bumi, tetapi tidak semua cahaya yang dipancarkan ke permukaan Bumi itu bisa dipantulkan keluar, radiasi merah-infra yang seharusnya terpantul terjebak, dengan demikian maka atmosfer Bumi menjebak panas (prinsip rumah kaca).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tiga puluh tahun kemudian, bapak Tyndall menemukan bahwa tipe-tipe gas yang menjebak panas tersebut terutama adalah karbon-dioksida dan uap air, dan molekul-molekul tersebut yang akhirnya dinamai sebagai gas rumah kaca, seperti yang kita kenal sekarang. Arrhenius kemudian memperlihatkan bahwa jika konsentrasi karbon-dioksida dilipatgandakan, maka peningkatan temperatur permukaan menjadi sangat signifikan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Semenjak penemuan Fourier, Tyndall dan Arrhenius tersebut, ilmuwan semakin memahami bagaimana gas rumah kaca menyerap radiasi, memungkinkan membuat perhitungan yang lebih baik untuk menghubungkan konsentrasi gas rumah kaca dan peningkatan Temperatur. Jika konsentrasi karbon-dioksida dilipatduakan saja, maka temperatur bisa meningkat sampai 1°C.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tetapi, atmosfer tidaklah sesederhana model perhitungan tersebut, kenyataannya peningkatan temperatur bisa lebih dari 1°C karena ada faktor-faktor seperti, sebut saja, perubahan jumlah awan, pemantulan panas yang berbeda antara daratan dan lautan, perubahan kandungan uap air di udara, perubahan permukaan Bumi, baik karena pembukaan lahan, perubahan permukaan, atau sebab-sebab yang lain, alami maupun karena perbuatan manusia. Bukti-bukti yang ada menunjukkan, atmosfer yang ada menjadi lebih panas, dengan atmosfer menyimpan lebih banyak uap air, dan menyimpan lebih banyak panas, memperkuat pemanasan dari perhitungan standar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sejak tahun 2001, studi-studi mengenai dinamika iklim global menunjukkan bahwa paling tidak, dunia telah mengalami pemanasan lebih dari 3°C semenjak jaman pra-industri, itu saja jika bisa menekan konsentrasi gas rumah kaca supaya stabil pada 430 ppm CO2e (ppm = part per million = per satu juta ekivalen CO2 - yang menyatakan rasio jumlah molekul gas CO2 per satu juta udara kering). Yang pasti, sejak 1900, maka Bumi telah mengalami pemanasan sebesar 0,7°C.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lalu, jika memang terjadi pemanasan, sebagaimana disebut; yang kemudian dikenal sebagai pemanasan global, (atau dalam istilah populer bahasa Inggris, kita sebut sebagai Global Warming): Apakah merupakan fenomena alam yang tidak terhindarkan? Atau ada suatu sebab yang signfikan, sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya &lt;a href="http://langitselatan.com/2007/04/24/dalam-rangka-memperingati-hari-bumi-inconvenient-truth/" target="_blank"&gt;&lt;em&gt;“An Inconvenient Truth”&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; yang mempopulerkan   global warming? Tentunya tidak sesederhana itu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Perlu kerja-sama internasional untuk bisa mengatakan bahwa memang manusia-lah yang menjadi penyebab utama terjadinya pemanasan global. Laporan IPCC (&lt;em&gt;Intergovernmental Panel on Climate Change&lt;/em&gt;) tahun 2007, menunjukkan bahwa secara rata-rata global aktivitas manusia semenjak 1750 menyebabkan adanya pemanasan. Perubahan kelimpahan gas rumah kaca dan aerosol akibat radiasi Matahari dan keseluruhan permukaan Bumi mempengaruhi keseimbangan energi sistem iklim. Dalam besaran yang dinyatakan sebagai &lt;em&gt;Radiative Forcing&lt;/em&gt; sebagai alat ukur apakah iklim global menjadi panas atau dingin (warna merah menyatakan nilai positif atau menyebabkan menjadi lebih hangat, dan biru kebalikannya), maka ditemukan bahwa akibat kegiatan manusia-lah (antropogenik) yang menjadi pendorong utama terjadinya pemanasan global&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;                
Hasil perhitungan perkiraan agen pendorong terjadinya pemanasan global dan mekanismenya (kolom satu), berdasarkan pengaruh radiasi (Radiative Forcing), dalam satuan Watt/m^2, untuk sumber antropogenik dan sumber yang lain, tanda merah dan nilai positif dari kolom dua dan tiga berarti sumbangan pada pemanasan, sedangkan biru adalah efek kebalikannya. Kolom empat menyatakan dampak pada skala geografi, sedangkan kolom kelima menyatakan tingkat pemahaman ilmiah (Level of Scientific Understanding), Sumber: Laporan IPCC, 2007.             &lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dari gambar terlihat bahwa karbon-dioksida adalah penyumbang utama gas kaca. Dari masa pra-industri yang sebesar 280 ppm menjadi 379 ppm pada tahun 2005. Angka ini melebihi angka alamiah dari studi perubahan iklim dari masa lalu (paleoklimatologi), dimana selama 650 ribu tahun hanya terjadi peningkatan dari 180-300 ppm. Terutama dalam dasawarsa terakhir (1995-2005), tercatat peningkatan konsentrasi karbon-dioksida terbesar pertahun (1,9 ppm per tahun), jauh lebih besar dari pengukuran atmosfer pada tahun 1960, (1.4 ppm per tahun), kendati masih terdapat variasi tahun per tahun.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sumber terutama peningkatan konsentrasi karbon-dioksida adalah penggunaan bahan bakar fosil, ditambah pengaruh perubahan permukaan tanah (pembukaan lahan, penebangan hutan, pembakaran hutan, mencairnya es). Peningkatan konsentrasi metana (CH4), dari 715 ppb (part per billion= satu per milyar) di jaman pra-industri menjadi 1732 ppb di awal 1990-an, dan 1774 pada tahun 2005. Ini melebihi angka yang berubah secara alamiah selama 650 ribu tahun (320 - 790 ppb). Sumber utama peningkatan metana pertanian dan penggunaan bahan bakar fosil. Konsentrasi nitro-oksida (N2O) dari 270 ppb - 319 ppb pada 2005. Seperti juga penyumbang emisi yang lain, sumber utamanya adalah manusia dari agrikultural. Kombinasi ketiga komponen utama tersebut menjadi penyumbang terbesar pada pemanasan global.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kontribusi antropogenik pada aerosol (sulfat, karbon organik, karbon hitam, nitrat and debu) memberikan efek mendinginkan, tetapi efeknya masih tidak dominan dibanding terjadinya pemanasan, disamping ketidakpastian perhitungan yang masih sangat besar. Demikian juga dengan perubahan ozon troposper akibat proses kimia pembentukan ozon (nitrogen oksida, karbon monoksida dan hidrokarbon) berkontribusi pada pemanasan global. Kemampuan pemantulan cahaya Matahari (albedo), akibat perubahan permukaan Bumi dan deposisi aerosol karbon hitam dari salju, mengakibatkan perubahan yang bervariasi, dari pendinginan sampai pemanasan. Perubahan dari pancaran sinar Matahari (solar irradiance) tidaklah memberi kontribusi yang besar pada pemanasan global.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-284229695135625630?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/284229695135625630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=284229695135625630' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/284229695135625630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/284229695135625630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/05/stop-global-warming-bumiku.html' title='Stop Global Warming Bumiku'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8179600489173512329.post-639770280051523902</id><published>2008-05-25T18:32:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T18:34:31.725-07:00</updated><title type='text'>Sensor Transduser</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     
    
             &lt;/div&gt;&lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="712"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;           &lt;td class="pageName" width="708"&gt;Sensor transduser &lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;         &lt;tr&gt;           &lt;td class="bodyText"&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sistem otomasi ataupun kontroler tidak akan lepas dengan apa yang disebut 'sensor'. Karena suatu sistem pengendali secara garis besar mempunyai prosedur dan rangkaian proses yang saling berkaitan. Bermula dari proses perubahan yang ditangkap dan diolah oleh pengolah sinyal/data yang kemudian diteruskan sebagai keluaran dari olah data dalam bentuk kondisi pengendalian. Semua proses tersebut juga akan di adopsi pada dunia robotika dan bahkan rangkaian proses tersebutlah yang menjadi suatu proses rutin/inti dalam bagian bagian robot yang dapat digambarkan sebagai aliran darah suatu robot&lt;/p&gt;             &lt;p align="justify"&gt;.&lt;strong&gt;Apa itu Transduser   ?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p align="justify"&gt;Transduser adalah alat yang mengubah suatu energi dari satu bentuk ke bentuk lain, yang merupakan elemen penting dalam sistem pengendali. Secara umum transduser dibedakan atas dua prinsip kerja yaitu: pertama, Transduser Input dapat dikatakan bahwa transduser ini akan mengubah energi non-listrik menjadi energi listrik. Kedua, Transduser Output adalah kebalikannya, mengubah energi listrik ke bentuk energi non-listrik.Bagaimana dengan Sensor ?Sensor adalah alat untuk mendeteksi / mengukur sesuatu yang digunakan untuk mengubah variasi mekanis, magnetis, panas, sinar dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik. Sensor itu sendiri terdiri dari transduser dengan atau tanpa penguat/pengolah sinyal yang terbentuk dalam satu sistem pengindera. Dalam lingkungan sistem pengendali dan robotika, sensor memberikan kesamaan yang menyerupai mata, pendengaran, hidung, lidah yang kemudian akan diolah oleh kontroller sebagai otaknya.Macam-macam Sensor ?Sensor Kedekatan (Proximity), yaitu sensor atau saklar yang dapat mendeteksi adanya target (jenis logam) dengan tanpa adanya kontak fisik. Sensor jenis ini biasanya tediri dari alat elektronis solid-state yang terbungkus rapat untuk melindunginya dari pengaruh getaran, cairan, kimiawi, dan korosif yang berlebihan. Sensor ini dapat diaplikasikan pada kondisi penginderaan pada objek yang dianggap terlalu kecil/lunak untuk menggerakkan suatu mekanis saklar. Prinsip kerjanya adalah dengan memperhatikan perubahan amplitudo suatu lingkungan medan frekuensi tinggi.Sensor Magnet - juga disebut relai buluh, adalah alat yang akan terpengaruh medan magnet dan akan memberikan perubahan kondisi pada keluaran. Seperti layaknya saklar dua kondisi (on/off) yang digerakkan oleh adanya medan magnet di sekitarnya. Biasanya sensor ini dikemas dalam bentuk kemasan yang hampa dan bebas dari debu, kelembapan, asap ataupun uap.Sensor Sinar - terdiri dari 3 kategori. Fotovoltaic atau sel solar adalah alat sensor sinar yang mengubah energi sinar langsung menjadi energi listrik, dengan adanya penyinaran cahaya akan menyebabkan pergerakan elektron dan menghasilkan tegangan. Demikian pula dengan Fotokonduktif (fotoresistif) yang akan memberikan perubahan tahanan (resistansi) pada sel-selnya, semakin tinggin intensitas cahaya yang terima, maka akan semakin kecil pula nilai tahanannya. Sedangkan Fotolistrik adalah sensor yang berprinsip kerja berdasarkan pantulan karena perubahan posisi/jarak suatu sumber sinar (inframerah atau laser) ataupun target pemantulnya, yang terdiri dari pasangan sumber cahaya dan penerima.Sensor Efek-Hall - dirancang untuk merasakan adanya objek magnetis dengan perubahan posisinya. Perubahan medan magnet yang terus menerus menyebabkan timbulnya pulsa yang kemudian dapat ditentukan frekuensinya, sensor jenis ini biasa digunakan sebagai pengukur kecepatan.Sensor Ultrasonik - bekerja berdasarkan prinsip pantulan gelombang suara, dimana sensor ini menghasilkan gelombang suara yang kemudian menangkapnya kembali dengan perbedaan waktu sebagai dasar penginderaannya. Perbedaan waktu antara gelombang suara dipancarkan dengan ditangkapnya kembali gelombang suara tersebut adalah berbanding lurus dengan jarak atau tinggi objek yang memantulkannya. Jenis objek yang dapat diindera diantaranya adalah: objek padat, cair, butiran maupun tekstil.Sensor Tekanan - sensor ini memiliki transduser yang mengukur ketegangan kawat, dimana mengubah tegangan mekanis menjadi sinyal listrik. Dasar penginderaannya pada perubahan tahanan pengantar (transduser) yang berubah akibat perubahan panjang dan luas penampangnya.Sensor Suhu- ada 4 jenis utama sensor suhu yang biasa digunakan; thermocouple (T/C), resistance temperature detector (RTD), termistor dan IC sensor. Thermocouple pada pokoknya terdiri dari sepasang transduser panas dan dingin yang disambungkan/dilebur bersama, perbedaan yang timbul antara sambungan tersebut dengan sambungan referensi yang berfungsi sebagai pembanding.Resistance Temperature Detector (RTD) didasari pada tahanan listrik dari logam yang bervariasi sebanding dengan suhu. Kesebandingan variasi ini adalah presisi dengan tingkat konsisten/kestabilan yang tinggi pada pendeteksian tahanan. Platina adalah bahan yang sering digunakan karena memiliki tahanan suhu, kelinearan, stabilitas dan reproduksibilitas. Termistor adalah resistor yang peka terhadap panas yang biasanya mempunyai koefisien suhu negatif, karena saat suhu meningkat maka tahanan menurun atau sebaliknya. Jenis ini sangat peka dengan o perubahan tahan 5% per C sehingga mampu mendeteksi perubahan suhu yang kecil. IC Sensor adalah sensor suhu dengan rangkaian terpadu yang menggunakan chipsilikon untuk kelemahan penginderanya. Mempunyai konfigurasi output tegangan dan arus yang sangat linear. Sensor Kecepatan/RPM - proses penginderaan merupakan proses kebalikan dari suatu motor, dimana suatu poros/object yang berputar pada suatui generator akan menghasilkan suatu tegangan yang sebanding dengan kecepatan putaran object. Kecepatan putar sering pula diukur dengan menggunakan sensor yang mengindera pulsa magnetis (induksi) yang timbul saat medan magnetis terjadi.Sensor Penyandi (Encoder) digunakan untuk mengubah gerakan linear atau putaran menjadi sinyal digital, dimana sensor putaran memonitor gerakan putar dari suatu alat. Sensor ini biasanya terdiri dari 2 lapis jenis penyandi, yaitu; Pertama, Penyandi rotari tambahan (yang mentransmisikan jumlah tertentu dari pulsa untuk masing-masing putaran) yang akan membangkitkan gelombang kotak pada objek yang diputar. Kedua, Penyandi absolut (yang memperlengkapi kode binary tertentu untuk masing-masing posisi sudut) mempunyai cara kerja sang sama dengan perkecualian, lebih banyak atau lebih rapat pulsa gelombang kotak yang dihasilkan sehingga membentuk suatu pengkodean dalam susunan tertentu.Apa itu Actuator (penggerak) ? Penggerak, dalam pengertian listrik adalah setiap alat yang mengubah sinyal listrik menjadi gerakan mekanis. Biasa digunakan sebagai proses lanjutan dari keluaran suatu proses olah data yang dihasilkan oleh suatu sensor atau kontroler. Terdiri dari 3 jenis pokok : Relaiadalah alat yang dioperasikan dengan listrik dan secara mekanis mengontrol penghubungan rangkaian listrik, bermanfaat untuk kontrol jarak jauh dan untuk pengontrolan alat tegangan dan arus tinggi dengan sinyal kontrol tegangan dan arus rendah. Bekerja berdasarkan pembentukan elektromagnet yang menggerakkan elektromekanis penghubung dari dua atau lebih titik penghubung (konektor) rangkaian sehingga dapat menghasilkan kondisi kontak ON atau kontak OFF atau kombinasi dari keduanya. Selenoidadalah alat yang digunakan untuk mengubah sinyal listrik atau arus listrik menjadi gerakan mekanis linear. Terbentuk dari kumparan dengan inti besi yang dapat bergerak, besarnya gaya tarikan atau dorongan yang dihasilkan adalah ditentukan dengan jumlah lilitan kumparan tembaga dan besar arus yang mengalir melalui kumparan. Stepper adalah alat yang mengubah pulsa listrik yang diberikan menjadi gerakan rotor discret (berlainan) yang disebut step (langkah). Satu putaran motor memerlukan 360 derajat dengan jumlah langkah yang tertentu perderajatnya. Ukuran kerja dari stepper biasanya diberikan dalam jumlah langkah per-putaran per-detik. Motor stepper mempunyai kecepatan dan torsi yang rendah namun memiliki kontrol gerakan posisi yang cermat, hal ini dikarenakan memiliki beberapa segment kutub kumparan. Motor DC adalah alat yang mengubah pulsa listrik menjadi gerak, mempunyai prinsip dasar yang sama dengan motor stepper namun gerakannya bersifat kontinyu atau berkelanjutan. Motor DC dibagi menjadi 2 jenis yaitu ; Motor DC dengan sikat (mekanis komutasi), yaitu motor yang memiliki sikat karbon berfungsi sebagai pengubah arus pada kumparan sedemikian rupa sehingga arah tenaga putaran motor akan selalu sama. Motor DC tanpa sikat , menggunakan semi konduktor untuk merubah maupun membalik arus sehingga layaknya pulsa yang menggerakkan motor tersebut. Biasa digunakan pada sistem servo, karena mempunyai efisiensi tinggi, umur pemakaian lama, tingkat kebisingan suara listrik rendah, karena putarannya halus seperti stepper namun putarannya terusmenerus tanpa adanya step. + Rano (Sumber: Buku Elektronik Industri, Frank D. Petruzella) &lt;/p&gt;             &lt;p align="justify"&gt;taked from :   http://www.caltron.co.id&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8179600489173512329-639770280051523902?l=toronto13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://toronto13.blogspot.com/feeds/639770280051523902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8179600489173512329&amp;postID=639770280051523902' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/639770280051523902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8179600489173512329/posts/default/639770280051523902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://toronto13.blogspot.com/2008/05/sensor-transduser.html' title='Sensor Transduser'/><author><name>Toronto13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13922772114030751180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
